Berita Bekasi Nomor Satu

Ade Puspitasari Siap Pertahankan Kursi Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, Bertekad Rebut Kemenangan 2029

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari, bersama jajaran saat acara perayaan HUT ke-62 Partai Golkar di Pendopo Pekayon, Kota Bekasi, Selasa (20/10/2026). FOTO: KARSIM PRATAMA/RADAR BEKASI 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari, siap mempertahankan kursi kepemimpinannya. Ia memastikan akan kembali maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) tahun ini.

Keinginannya kembali memimpin Partai Golkar dibarengi tekad merebut kembali kemenangan di legislatif maupun eksekutif pada Pemilu 2029, setelah partai itu gagal meraih hasil yang diharapkan pada Pemilu 2024.

“Alasan saya maju, karena Pileg dan Pilkada 2029 harus kita rebut kembali. Semoga berjalan lancar dan semoga pemilik suara memberikan suaranya kepada saya,” ujar Ade seusai acara perayaan HUT ke-62 Partai Golkar di Pendopo Pekayon, Kota Bekasi, Selasa (20/10/2026).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu menegaskan, upaya merebut kembali kemenangan di Kota Patriot membutuhkan kekompakan seluruh kader. Menurutnya, soliditas internal menjadi modal penting untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Ya, jangan ada faksi-faksi kalau mau Golkar di 2029 menang. Karena tidak mungkin menang itu dari sebuah perpecahan, pasti menang itu dari sebuah kesolidan dan kekompakan. Makanya jangan ada faksi-faksi, harus satu komando,” ungkapnya.

Ade menilai, usia 62 tahun menjadi momentum bagi Partai Golkar untuk semakin matang, bijaksana, dan mampu mengayomi masyarakat. Ia berharap partai tersebut terus memberikan manfaat serta membawa keberkahan.

“Tentunya di usia 62 tahun ini, semoga bisa lebih matang karena tidak ada hasil kalau tidak ada proses yang berliku-liku, dan Golkar menang untuk itu semua. Khusus Kota Bekasi, kita rebut kembali kemenangan di 2029, dan Golkar Kota Bekasi optimis,” ucapnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Ade meminta kader Partai Golkar memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat. Ia meyakini upaya itu dapat meningkatkan kepercayaan pemilih dari berbagai kalangan di Kota Bekasi.

“Saya yakin Golkar itu tidak berisik, tapi Golkar itu berisik dalam kerja nyata, lalu Golkar itu akan meraih suara di semua lini yang ada di Kota Bekasi, baik orang tua, sesepuh, milenial, GenZ,” tuturnya.

Ade menargetkan para kader dan pengurus merangkul kalangan Gen Z serta mendengarkan aspirasi mereka untuk Kota Bekasi. Pasalnya, generasi muda diperkirakan menjadi kelompok pemilih dengan populasi besar pada Pemilu 2029.

“Populasi GenZ, milenial ini, tertinggi untuk 2029. Mungkin tidak hanya Golkar menurut saya, semua partai pasti akan merebut suara pemuda yang hari ini banyak di Indonesia,” katanya. (pra)