RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Wardatina Mawa mengungkapkan bahwa dirinya masih menyimpan ingatan tentang pengkhianatan yang dilakukan mantan suaminya, Insanul Fahmi, bersama Inara Rusli. Meski kini telah resmi bercerai, Mawa mengaku masih membutuhkan waktu untuk benar-benar memaafkan kejadian yang pernah menghancurkan rumah tangganya tersebut.
Seperti diketahui, Wardatina Mawa harus menghadapi kenyataan pahit setelah Insanul Fahmi diduga menjalin hubungan dengan Inara Rusli. Perselingkuhan tersebut meninggalkan luka mendalam bagi perempuan yang akrab disapa Mawa itu hingga sempat memengaruhi kondisi mentalnya.
Tak tinggal diam, Mawa kemudian melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinahan. Laporan tersebut turut didukung dengan rekaman CCTV yang dimilikinya.
Selain menempuh jalur hukum, Mawa juga memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Insanul. Ia mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan. Hingga akhirnya, pada 8 Juli 2026, keduanya resmi dinyatakan bercerai.
Setelah melewati berbagai persoalan dalam rumah tangganya, Mawa kini berusaha menerima keadaan dan memulihkan dirinya. Ia mengaku sudah tidak lagi merasakan sakit hati terhadap mantan suaminya maupun Inara Rusli.
“Sakit hati sih enggak, karena aku memang udah melepaskan ikhlas. Jadi ya santai aja,” ungkap Mawa, dikutip dari Tribun Seleb, Senin (2/11/2026).
Meski mengaku tidak ingin menyimpan dendam, Mawa ternyata belum sepenuhnya bisa memberikan maaf. Menurutnya, memaafkan seseorang yang telah menyakiti hati bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses.
“Kalau memaafkan itu butuh proses, tapi aku nggak membuat diri aku untuk dendam. Jadi sama sekali apapun itu, semua itu butuh proses,” tuturnya.
Mawa berharap waktu dan proses pemulihan yang sedang dijalaninya dapat membantu menghilangkan trauma akibat kejadian di masa lalu. Namun, ia menegaskan bahwa memilih untuk ikhlas bukan berarti harus menghapus ingatan tentang pengkhianatan yang pernah dialaminya.
“Dan pastinya aku berhak pulih untuk proses itu, tapi tindakan pasti bakal tetap diingat,” tegasnya.
Kini, setelah resmi berpisah dari Insanul Fahmi, Mawa mulai menata kembali kehidupannya. Ia berusaha bangkit demi masa depan yang lebih baik, terutama untuk dirinya dan anak semata wayangnya.
Bahkan, selebgram berusia 26 tahun tersebut memutuskan untuk menetap di Jakarta agar bisa lebih fokus menjalani pekerjaan sekaligus membangun kehidupan baru.
BACA JUGA: Raffi Ahmad Dihujani Kritik hingga Diserukan Boikot, Doa Nagita Slavina untuk Suami Bikin Haru!
“Kita tujuannya mau berusaha bangkit ya, bertumbuh di kota yang berbeda dari sebelumnya. Intinya tujuannya untuk masa depan lebih baik lagi,” kata Mawa.
Di sisi lain, di tengah konflik rumah tangga yang telah berakhir dengan perceraian, Wardatina Mawa rupanya tetap berusaha menjaga hubungan baik antara putranya dan Insanul Fahmi.
Mawa mengaku mulai memberikan pemahaman kepada sang anak mengenai kondisi keluarganya saat ini, termasuk kenyataan bahwa kedua orang tuanya sudah tidak lagi tinggal bersama. Ia memilih menyampaikan hal tersebut secara perlahan dengan memberikan afirmasi positif agar kondisi emosional anak tetap terjaga.
“Pasti pelan-pelan sih, pasti akan diberikan afirmasi positif ya untuk anak pastinya. Jadi dari awal masa-masa kritis tipis-tipis kita ya,” ujar Mawa mengutip dari Grid.id.
Menurut Mawa, putranya kini mulai memahami perubahan yang terjadi dalam kehidupan keluarganya. Meski hak pengasuhan anak berada di tangannya, ia tidak ingin pengalaman pahit yang dialaminya membuat sang anak memiliki kebencian terhadap ayahnya sendiri.
Ia justru berusaha menanamkan nilai kasih sayang agar putranya tetap memiliki hubungan emosional yang baik dengan Insanul maupun keluarga dari pihak ayahnya.
“Sedikit banyak dia udah mulai mengenal dan mulai tahu keadaannya seperti apa yang… udah mulai pisah. Cuma tidak pernah ngajarin anakku untuk tidak boleh membenci,” jelasnya.
“Kita ajarkan kasih sayang, tidak boleh membenci bapaknya, tidak boleh membenci keluarganya (keluarga bapaknya), tetap kita ajarkan kasih sayang,” lanjut Mawa.
Lebih lanjut, Mawa mengaku tidak ingin terlalu memikirkan komentar orang lain yang mungkin mempertanyakan sikapnya. Baginya, persoalan antara dirinya dan Insanul Fahmi merupakan hal berbeda dengan hubungan sang anak bersama ayahnya.
Ia tetap menginginkan putranya tumbuh tanpa menyimpan kebencian terhadap siapa pun, meskipun dirinya pernah mengalami pengkhianatan dalam rumah tangga.
“Walaupun mungkin orang-orang bilang kayak, ‘Ih kamu kan disakiti’, tapi kan beda ceritanya, nggak ada urusannya gitu sama aku gitu lho. Jadi ya udah, buat aku yang penting dia sama ayahnya baik-baik aja,” pungkasnya. (mna)











