Cikarang

Jalan Berlubang Ditanami Pohon Pisang

RADARBEKASI.ID, KARANGBAHAGIA – Warga Kampung Blokang, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, geram dan terpaksa menanam pohon pisang, di Jalan Raya Cikarang-Sukatani, karena tidak kunjung diperbaiki.

Pasalnya, dengan kondisi jalan berlubang, dapat membahayakan pengendara yang melintas, karena sudah banyak yang mengalami kecelakaan.

Menurut keterangan warga sekitar, Prapto (26), kondisi jalan tersebut amblas, sehingga muncul lubang di tengah jalan. Kata dia, ini sudah terjadi sejak lama, namun sampai sekarang, tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah setempat. Sehingga, kondisi lubang di jalan tersebut, semakin membesar, dan mengakibatkan para pengendara yang melintas terjatuh.

“Jalan ini sudah lama amblasnya, tapi belum pernah ada perbaikan sama sekali. Padahal, sudah banyak yang mengalami kecelakaan, dan masuk kedalam lubang sekitar 50 Cm,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (25/10).

Kata dia, penanaman pohon pisang di tengah jalan itu, merupakan inisiatif dari warga sekitar, agar para pengendara yang melintas, bisa melihat jalan berlubang. Dengan begitu, tidak ada lagi pengendara yang mengalami kecelakaan.

Untuk diketahui, penanaman pohon pisang tersebut, sudah dilakukan sejak dua pekan yang lalu. Selain itu, warga juga meletakkan tong sampah dan bendera Merah Putih di tengah jalan.

Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor, Bojo Sanjaya mengungkapkan, saat melintas di jalan tersebut, dirinya memang kerap menabrak lubang, sebelum ada tanda atau ditanami pohon pisang. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak itu memang sangat berbahaya, terlebih saat melintas di malam hari, mengingat kondisi lubang berada di tengah jalan.

“Saya kalau berangkat dan pulang kerja, selalu lewat jalan itu, dan memang sangat berbahaya. Pernah juga masuk ke jalan yang berlubang, karena adanya di tengah jalan,” bebernya.

Menyikapi itu, Camat Karang Bahagia, Karnadi, mengaku pihaknya sudah menindaklanjuti kerusakan di Jalan Raya Cikarang-Sukatani, dengan berkirim surat ke dinas terkait, agar segera dilakukan perbaikan. Diakuinya, jalan tersebut jalur utama menuju Cikarang.

“Saya sudah berkirim surat ke dinas terkait, mudah-mudahan bisa segera diperbaiki, karena itu jalan utama,” terang Karnadi.

Namun, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, belum bisa diminta tanggapan perihal perbaikan jalan tersebut, karena handphonenya tidak aktif. (pra)

Related Articles

Back to top button