RADARBEKASI.ID, BEKASI – Proyek pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bekasi meleset dari target penyelesaian akhir Juni 2026. Hingga Kamis (2/7), konstruksi JPO masih dalam tahap pengerjaan sehingga belum dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengungkapkan keterlambatan pembangunan JPO disebabkan sejumlah kendala yang muncul selama proses pengerjaan, mulai dari kenaikan nilai tukar dolar hingga persoalan teknis di lapangan.
“Ya, jadi gini. Memang rencana awal kita, target optimis akhir Juni selesai, saya pernah statement. Namun seiring berjalan waktu ada beberapa persoalan. Ternyata dolar-nya juga naik, terus mungkin di lapangan juga masih ada beberapa masalah,” ujar Idi saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Kamis (2/7).
Ia menyebut Pemkot Bekasi akan segera memanggil pihak pelaksana proyek untuk meminta penjelasan mengenai perkembangan pekerjaan sekaligus memperbarui jadwal penyelesaian JPO tersebut.
“Ini kita lagi mau panggil pihak pelaksananya nanti mungkin minggu depan kita update ke schedule perubahannya untuk kepastian kapan selesainya. Biasalah kalau molor-molor tapi masih on the track sih, masih kerja kok dia,” kata Idi.
BACA JUGA: JPO Stasiun Bekasi Bakal Dilengkapi Lift
Ia mengonfirmasi pembangunan JPO sejauh ini hampir rampung dengan progres sekitar 75 hingga 80 persen. Saat ini pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir, seperti pemasangan lantai dan tangga.
“Kalau itu sih sudah 75 persen sampai 80 persen. Kan itu sudah berdiri, tinggal lantainya dipasang, tangga, gitu,” jelas Idi.
Selain itu, JPO tersebut direncanakan akan dilengkapi fasilitas lift untuk memudahkan akses penyandang disabilitas, lansia, dan pengguna kursi roda. Namun, usulan tersebut masih menunggu kepastian apakah dapat diakomodasi dalam pelaksanaan proyek.
“Memang kemarin kita ada minta nambah dikasih lift juga, cuma enggak tahu masih masuk apa enggak. Kita kalau bisa sih kita minta lift juga biar nanti difabel juga bisa,” ungkap Idi.
Lebih lanjut, Idi optimistis proyek pembangunan JPO dapat diselesaikan dalam waktu paling lama dua bulan. Setelah rampung, JPO itu diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Stasiun Bekasi.
“Ya harus lah, harus. Paling lama juga dua bulan lagi sih harus beres,” pungkasnya. (zak)











