Berita Bekasi Nomor Satu

Pemilih Muda Diminta Kritis Sejak Sebelum hingga Sesudah Pemilu

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Syahrir

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Syahrir, menyoroti peran generasi Milenial dan Gen Z yang diperkirakan akan mendominasi jumlah pemilih pada Pemilu 2029. Kedua generasi itu diharapkan mampu menjadi motor lahirnya budaya politik yang lebih sehat di Indonesia.

Menurut Syahrir, generasi muda harus menjadi pemilih yang kritis dengan mempelajari rekam jejak calon, memahami visi dan program kerja, mengikuti debat secara objektif, serta menolak politik uang, politik identitas, maupun penyebaran hoaks.

”Mereka dapat menjadi pemilih yang lebih kritis dengan mempelajari rekam jejak calon, memahami visi dan program kerja, mengikuti debat secara objektif, serta menolak politik uang, politik identitas, dan penyebaran hoaks,” paparnya.

Ia menilai, kecerdasan dalam menentukan pilihan akan melahirkan pemimpin yang berkualitas. Sebaliknya, keputusan yang hanya didasarkan pada popularitas berisiko menghasilkan kepemimpinan yang tidak efektif.

“Dari tangan merekalah diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang bekerja bukan untuk sekadar dikenal, melainkan untuk menghadirkan perubahan nyata bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Ia menegaskan, tanggung jawab generasi muda tidak berhenti di bilik suara. Setelah pemilu, mereka juga perlu mengawal jalannya pemerintahan. (pra)