Berita Bekasi Nomor Satu

Pemkot Bekasi Tambah 28 Truk Kompaktor untuk Penuhi Pasokan Sampah PSEL

Kepala Bidang Penanganan Sampah dan Kemitraan DLH Kota Bekasi, Andy Frengky

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menyiapkan kebutuhan operasional Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang ditargetkan berjalan pada 2028. Yakni menambah armada pengangkut sampah untuk memastikan pasokan sampah mencapai 1.400 ton per hari.

Kepala Bidang Penanganan Sampah dan Kemitraan DLH Kota Bekasi, Andy Frengky, mengatakan pihaknya telah menganggarkan pengadaan 28 unit truk kompaktor.

“Dalam kurun waktu dua tahun itu kita dari Dinas Lingkungan Hidup mempersiapkan terkait armada sampah. Armada sampah yang kita siapkan di 2027 itu kita sudah menganggarkan 28 kompaktor,” ungkap Andy, Kamis (6/8/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 unit memiliki kapasitas 6 hingga 7 meter kubik. Sementara 14 unit lainnya berkapasitas 12 hingga 14 meter kubik. Selain truk kompaktor, DLH juga berencana menambah armada jenis dump truk.

Andy menyebut, tambahan armada tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan sampah PSEL sebesar 1.400 ton per hari.

“Jadi hitung-hitungan kita untuk volume sampah 1.400 ton per hari itu bisa kita penuhi dengan armada yang kita punya,” ucapnya.

Saat ini, volume sampah yang masuk ke TPA Sumur Batu mencapai 1.200 hingga 1.400 ton per hari. Jumlah tersebut masih dihitung dengan asumsi setiap armada hanya melakukan satu kali perjalanan dalam sehari.

Namun, saat PSEL mulai beroperasi, armada pengangkut diperkirakan dapat melakukan perjalanan hingga dua kali sehari.

“Jadi nanti kalau PSEL cepat. Jadi begitu datang ke PSEL kemudian di skrining ada atau tidak sampah-sampah yang tidak diperbolehkan, kalau tidak ada langsung masuk ke banker, langsung pulang,” katanya.(sur)