RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Lima jurnalis terpilih sebagai juara dalam Program Maybank Journalist Fellowship (MJF) 2026 atas karya jurnalistiknya. Pengumuman tersebut menjadi penutup rangkaian program pengembangan kapasitas jurnalis yang berlangsung selama hampir empat bulan yang diselenggarakan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Indonesian Institute Journalism (IIJ).
Pengumuman tersebut disampaikan penyelenggara MJF 2026 dalam acara kelulusan (graduation) pada Jumat (6/11/2026) di Jakarta. Lima jurnalis terpilih atas karya jurnalistik terbaik itu adalah sebagai berikut:
1. Ni Made Tasyarani, The Jakarta Post dengan artikel No End in Sight for MSME Lending Woes (Juara 1).
2. Teguh Adi Prasetyo, Investor Daily dengan artikel Perempuan dalam Pusaran Utang Bank Emok (Juara 2).
3. Dian Fath Risalah, Republika dengan artikel Merebut Gen Z, Saat Bank Syariah Menjual Solusi Bukan Sekadar Label (Juara 3).
4. Djoni Satria, Ruzka Indonesia dengan artikel Agar Permodalan UMKM Tak Lagi Lepas dari Mulut Harimau, Keluar Diterkam Buaya (Best Narrative).
5. Wahyu Ari Wicaksono, CSR Indonesia dengan artikel Jerat Sunyi Perempuan UMi: Mengurai Jurang Literasi Finansial Perempuan Akar Rumput (Best Visual).
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian MJF 2026, serta menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen mereka selama mengikuti program ini. Semoga pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan, Jumat.
BACA JUGA: Jurnalis Radar Bekasi Raih Maybank Journalist Fellowship 2026
Steffano juga menyampaikan media memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat, terutama di tengah perkembangan industri keuangan yang semakin dinamis.
“Maybank Journalist Fellowship bukan sekadar program pengembangan kapasitas jurnalis, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun dialog dan memperkuat hubungan yang terbuka serta konstruktif antara pelaku perbankan dan media. Kami berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti program ini dapat memberikan nilai tambah dalam menjalankan profesi jurnalistik,” ujar Steffano.
Rangkaian MJF 2026 mencakup delapan sesi pembelajaran yang diselenggarakan pada Mei hingga Juni 2026, dilanjutkan dengan kegiatan diskusi, pendampingan (mentoring), serta penyusunan karya jurnalistik. Melalui berbagai kegiatan tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai perkembangan industri perbankan, kebijakan sektor keuangan, serta isu-isu yang berkaitan dengan aktivitas dan kebutuhan masyarakat.
Direktur Eksekutif Indonesian Institute of Journalism (IIJ), M. Umar Idris, menyampaikan MJF 2026 menjadi ruang pembelajaran yang relevan bagi jurnalis untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas wawasan mengenai bisnis dan industri perbankan di tengah dinamika ekonomi.
“Dalam menjalankan profesinya, jurnalis kerap mendapat penugasan pada bidang tertentu yang mungkin belum banyak terekspos. Melalui kolaborasi dengan Maybank Indonesia, program ini dapat mengakselerasi pemahaman para jurnalis terhadap industri perbankan yang memiliki tantangan tersendiri, sehingga mereka mampu menyajikan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami, sekaligus mengedukasi masyarakat,” ujar Umar. (zar)









