Berita Bekasi Nomor Satu

Bank Sampah Gempita di Jatimelati Sulap Sampah Plastik Jadi Solar

INOVASI: Camat Pondokmelati, Cecep Miftah Farid menunjukan cara kerja pengelohan mesin pirolisis yang mampu menjadikan limbah plastik menjadi solar. FOTO:ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tumpukan sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan ternyata dapat diubah menjadi bahan bakar minyak setara solar. Inovasi itu ditemukan di Bank Sampah Gempita, RT 005 RW 008, Kelurahan Jatimelati, yang mendapat perhatian langsung Camat Pondokmelati, Cecep Miftah Farid.

Cecep bersama Lurah Jatimelati dan jajaran meninjau langsung proses pengelolaan sampah di bank sampah tersebut, termasuk mesin pirolisis yang mampu mengolah limbah plastik menjadi bahan bakar bernilai ekonomis.

“Setelah kami melihat langsung di lokasi, memang benar mesin pirolisis ini mampu mengubah sampah plastik menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Cecep, Sabtu (4/7).

Menurutnya, inovasi tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Saya melihat proses yang luar biasa di Bank Sampah Gempita. Sampah yang sebelumnya tidak bermanfaat bisa diolah menjadi bahan bakar setara solar,” katanya.

Bahan baku yang digunakan berasal dari sampah plastik bekas rumah tangga yang dikumpulkan warga. Plastik tersebut kemudian diproses menggunakan mesin pirolisis hingga menghasilkan bahan bakar.

Selain mengelola sampah, Bank Sampah Gempita juga aktif mengedukasi warga agar membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai ekonomis sampah sekaligus mengurangi volume limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Cecep berharap inovasi yang dikembangkan Bank Sampah Gempita dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Semoga semangat gotong royong dan inovasi yang ditunjukkan Bank Sampah Gempita dapat menginspirasi lebih banyak wilayah untuk menghadirkan solusi kreatif demi lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya. (pay)