RADARBEKASI.ID, BEKASI – Keluhan warga terkait pendangkalan Kali Irigasi di Jalan Nonon Sonthani, Kelurahan Bekasi Jaya, hingga kini belum berujung pada pengerukan. Meski usulan telah diajukan ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), normalisasi saluran masih menunggu realisasi.
Lurah Bekasi Jaya Haryati Martina mengatakan, kondisi kali yang dipenuhi sedimentasi memang membutuhkan penanganan agar aliran air kembali optimal dan tidak memicu persoalan saat musim hujan.
Menurut Haryati, pengerukan sebelumnya pernah dilakukan di sebagian ruas saluran, yakni dari kawasan underpass hingga mendekati Rusun Nawa. Namun pekerjaan tersebut merupakan usulan dari Kelurahan Duren Jaya.
“Untuk wilayah kami, usulan pengerukan sedimentasi di Kali Irigasi RW 08 sudah diajukan ke DBMSDA, tetapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujarnya, Minggu (6/7).
Ia mengungkapkan, pihak dinas meminta pemerintah kelurahan bersabar karena keterbatasan alat berat yang digunakan untuk pengerukan sedimentasi.
Apabila direalisasikan, pengerukan akan dilakukan mulai dari depan Rusun Nawa hingga perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi di kawasan Ganda Agung.
Haryati berharap usulan tersebut segera ditindaklanjuti sehingga kapasitas saluran kembali normal dan aliran air tidak lagi terhambat tumpukan sedimentasi, sampah, maupun rumput liar.
“Mudah-mudahan permintaan kami segera terealisasi. Kalau sedimentasinya sudah dikeruk, kondisi kali pasti lebih baik dan aliran air tidak lagi tertahan sampah maupun rumput,” tandasnya. (pay)











