RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri, akhirnya memberikan penjelasan mengenai insiden yang menimpanya usai tampil di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat.
Momen yang sempat viral di media sosial itu memperlihatkan seorang pria tiba-tiba naik ke atas panggung dan berusaha memeluk Tantri sesaat setelah penampilan Kotak berakhir. Menurut Tantri, pria tersebut diduga sedang berada di bawah pengaruh minuman keras ketika kejadian berlangsung.
Peristiwa itu terjadi tepat setelah Kotak menyelesaikan aksi panggung mereka. Tantri mengaku sama sekali tidak menyangka akan ada seseorang yang secara tiba-tiba menghampirinya di atas panggung. Saat itu, ia masih dalam kondisi lelah dan belum sepenuhnya menyadari situasi setelah tampil, sehingga sempat terkejut ketika mendapati seorang pria langsung memeluknya dari jarak dekat.
“Jadi kemarin pas akhir setelah perform Kotak, tiba-tiba ada satu laki-laki yang dia mungkin over-excited atau gimana, dan mungkin dalam kondisi yang sedikit tidak sadar. Dia tiba-tiba naik ke atas panggung, terus langsung memeluk. Cuma ya itu, karena aku baru banget selesai, kayak masih sadar nggak sadar juga pas balik badan, eh, kaget gitu (tiba-tiba dipeluk),” ujar Tantri saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dikutip dari JawaPos pada Rabu (22/7).
Beruntung, situasi tersebut tidak berlangsung lama. Tantri mengungkapkan bahwa kru teknis yang bertugas di atas panggung bergerak cepat untuk mengamankan keadaan. Pria tersebut langsung dijauhkan dari dirinya sehingga insiden tidak berkembang menjadi hal yang lebih serius.
“Untungnya memang ada teknisiku yang memang cepat gitu menghalau si mas itu,” kata Tantri.
Mengenai identitas pria tersebut, Tantri mengaku tidak mengetahui apakah yang bersangkutan benar-benar merupakan penggemarnya atau hanya penonton biasa. Namun, dari sikap yang diperlihatkan saat kejadian, ia menduga pria tersebut tidak berada dalam kondisi sadar. Menurutnya, pelaku terlihat terlalu ekspresif dan kemungkinan besar berada di bawah pengaruh minuman keras.
Baca Juga: Fritz Hutapea Blak-blakan Soal Warisan Hotman Paris: Kalau Tidak Jadi Pengacara, Tidak Dapat Warisan
“Nggak tahu ya (fans atau bukan). Mungkin memang dia penonton biasa. Cuma, pertama, dia terlalu ekspresif. Yang kedua, mungkin diduga tidak sadarkan diri, bukan tidak sadar apa ya, dalam pengaruh minuman keras mungkin. Jadi nggak sadarlah gitu,” ungkapnya.
Dugaan tersebut semakin diperkuat oleh informasi yang diterima Tantri dari timnya di lokasi. Setelah diamankan oleh aparat kepolisian, pria itu disebut masih menunjukkan perilaku santai sambil tersenyum dan berbicara tidak jelas. Bahkan, menurut laporan yang diterimanya, pria tersebut sempat mengaku sebagai penggemar Kotak.
“Kata tim aku waktu pas dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, ‘saya teh fans-nya’ gitu sambil cengar-cengir nggak sadar,” tutur Tantri.
Video insiden tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan pria tersebut karena dinilai telah melanggar batas privasi seorang artis sekaligus membahayakan keselamatan penampil yang sedang berada di atas panggung.
Meski sempat mengalami syok usai kejadian, Tantri memastikan kondisinya kini sudah jauh lebih baik. Ia mengaku sempat merasa trauma pada hari pertama setelah insiden terjadi. Bahkan, kenangan mengenai kejadian itu kembali muncul ketika tanpa sengaja melihat video rekaman insiden tersebut beredar di TikTok.
“Di awal hari itu iya (trauma), karena aku masih kayak yang, ‘tadi ngapain ya?’ kayak gitu. Karena besok paginya saya masih ada kegiatan, saya mulai nggak keingat. Nah, pas kemarin scroll TikTok muncul videonya, langsung kayak ke-recall lagi memorinya. ‘Ya ampun yang kemarin kayak gini ya,’” ujar Tantri.
Baca Juga: Buntut Ucap “Lu Punya Otak Enggak” ke Wartawan, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf
Meski pengalaman tersebut meninggalkan kesan yang tidak menyenangkan, Tantri bersyukur karena kru dan pihak keamanan bertindak sigap sehingga situasi dapat dikendalikan dengan cepat. Insiden ini pun menjadi pengingat penting mengenai perlunya peningkatan pengamanan di area panggung demi menjaga keselamatan para musisi maupun penonton. (mna)










