RADARBEKASI.ID, BEKASI — Saluran irigasi di Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, berubah menjadi waterpark gratis. Kawasan ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat tanpa mengganggu fungsi utama saluran pengairan.
Penataan kawasan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan warga dan pelaku usaha lokal. Hamparan sawah, aliran air yang bersih, serta suasana sejuk pada sore hari menjadi daya tarik yang mengundang pengunjung dari berbagai wilayah.
Seorang pengunjung asal Cikarang Utara, Putri Damayanti (27), mengatakan suasana di kawasan itu paling nyaman dinikmati pada sore hari. Menurutnya, air yang tenang dan bersih bisa dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain.
“Kalau sore suasananya sejuk dan tenang. Apalagi ada suara gemericik air, jadi bikin betah. Tempat ini cocok buat santai bareng keluarga tanpa harus keluar biaya mahal,” kata Yanti, Minggu (2/8/2026).
Ramainya pengunjung yang berdatangan setelah kawasan itu ramai diperbincangkan di media sosial tidak mengganggu fungsi saluran irigasi. Air tetap mengalir untuk memenuhi kebutuhan sawah di Desa Cipayung dan wilayah sekitarnya sehingga aktivitas pertanian tetap berjalan.
Keberadaan ruang publik tersebut juga memberi dampak ekonomi bagi warga. Sejumlah pedagang kuliner memadati bantaran irigasi setiap sore hingga malam hari, membuka peluang usaha sekaligus menggerakkan UMKM setempat.
Daya tarik Ciranggon bahkan mengundang pengunjung dari luar Kabupaten Bekasi. Andri Firmansyah (42), warga Kabupaten Karawang, mengaku sengaja datang bersama keluarganya setelah melihat unggahan tentang lokasi tersebut di media sosial.
“Penataannya bagus, suasananya adem, banyak pedagang juga, cocok buat bawa keluarga. Anak-anak senang bermain air di saluran irigasi. Semoga ke depan semakin tertata dan kebersihannya terus dijaga,” ujar Andri. (ris)











