Karyawati Korban Begal Belum Lapor Polisi

JALAN KAWASAN: Sejumlah pengendara melintas di Jalan Raya Orange County Boulevard, Meikarta, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (25/7). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Polsek Cikarang Selatan, belum menerima laporan adanya korban pembegalan di Jalan Raya Orange County Boulevard, Meikarta, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu malam (21/7).

Meski demikian, pengejaran terhadap pelaku tetap dilakukan oleh pihak kepolisian.


“Sampai saat ini, pihak keluarga korban belum membuat laporan polisi. Tapi kami tetap melakukan upaya penyelidikan,” ujar Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Satirin, kepada Radar Bekasi, Senin (25/7).

Kata Satirin, pihaknya sudah meminta pihak keluarga korban untuk membuat laporan ke polisi, baik di Polsek maupun Polres.


“Kita sudah menyarankan ke pihak keluarga, agar membuat laporan ke Polsek boleh, ke Polres juga boleh,” tuturnya.

Lanjut Satirin, pihaknya sudah berupaya untuk mencari CCTV di lokasi kejadian, tapi belum juga ditemukan, karena memang tidak ada CCTV di lokasi tersebut. Sebenarnya, satu kilo meter dari lokasi kejadian ada CCTV. Namun sayangnya, hasil gambar dari CCTV tersebut kurang jelas atau kabur.

Oleh karena itu, dirinya meminta agar pihak Meikarta bisa memasang CCTV atau lampu Penerang Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan tersebut.

“Saya sudah beberapa kali menyampaikan, terutama jalanan yang jauh dari pantauan, kalau bisa dipasang CCTV dan lampu PJU. Selain itu, kami juga rutin melakukan patroli,” klaim Satirin.

Sebelumnya, dua karyawati sebuah pabrik di kawasan industri di Cikarang Selatan, menjadi korban pembegalan di lokasi Jalan Raya Orange County Boulevard, Meikarta, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu malam (21/7).

Saat itu korban yang baru saja pulang kerja, berboncengan melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba dipepet oleh dua orang pria yang berboncengan sepeda motor jenis matik. Kemudian dua orang tersebut, langsung membacok tangan kanan salah satu korban, hingga keduanya terjatuh bersama sepeda motornya.

Menurut pengendara yang melihat kejadian, Gugun Gunawan (26), saat itu dirinya berada persis di belakang kendaraan korban dan pelaku. Dia melihat dua karyawati tersebut dipepet dan dihujani sabetan senjata tajam (sajam) jenis celurit hingga terjatuh ke sisi kiri jalan. Akibatnya, tangan korban nyaris putus karena sabetan sajam para pelaku.

“Saya cuma berjarak seratus meter di belakang motor korban. Melihat motor pelaku nyalip terus memepet motor korban, dan langsung membacok yang pengemudi sepeda motor sampai jatuh,” ucap Gugun kepada Radar Bekasi, Kamis lalu (21/7). (pra)