Rumah Tahfiz SMAN 8 Kota Bekasi, Tiap Jumat Diisi Kegiatan Murojaah

HAFALAN: Dua orang siswa tahfiz Al-Qur’an melakukan hafalan di rumah tahfiz SMAN 8 Kota Bekasi, kemarin. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – SMAN 8 Kota kini memiliki rumah tahfiz. Menempati masjid Baiturrahman yang berada di sekolah, rumah tahfiz ini sebagai wadah siswa hafiz Al-Quran untuk menjaga hafalannya.

Rumah Tahfiz SMAN 8 Kota Bekasi baru diresmikan oleh pihak sekolah pada 20 Oktober 2022 lalu, berbarengan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ketua DKM Masjid Baiturrahman SMAN 8 Kota Bekasi sekaligus penguji Rumah Tahfiz Aminullah bersyukur adanya rumah tahfiz ini.


“Sangat senang sekali bahwa di sekolah kami memiliki sebuah wadah bagi para penghafal Al-Qur’an yang ditujukan untuk menjaga hafalan para siswa kami,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Selasa (1/11).

Rumah Tahfiz memiliki program muraja’ah atau kegiatan mengulang kembali hafalan Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan setiap Jumat mulai pukul 14.00-15.00 WIB.


Sebanyak 30 siswa tahfiz Qur’an dari kelas X, XI, XII mengikuti program muraja’ah. Mereka merupakan siswa yang masuk ke SMAN 8 Kota Bekasi melalui penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi, khususnya tahfiz Qur’an.

“Ada kegiatan murojaah bagi para siswa penghafal Al-Qur’an, kegiatan kami mulai setalah mereka pulang sekolah dan waktunya tidak lama hanya 1 jam,” ucap guru PAI ini.

Dengan adanya rumah tahfiz, diharapkan bisa menggugah hati siswa lain untuk belajar Al-Qur’an.“Kami ingin para siswa penghafal Al-Qur’an ini bisa menularkan ilmunya, paling tidak kepada teman satu kelasnya,” katanya.

Selain itu, rumah tahfiz memiliki program zikir bersama yang dilaksanakan di lapangan sekolah selama dua kali dalam sebulan. Program ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan guru.

Sementara, siswa SMAN 8 Kota Bekasi Mutiara Salsabila mengaku senang adanya rumah tahfiz di sekolahnya. Dengan adanya rumah tahfiz, siswa kelas X2 ini bisa lebih lama belajar Al-Qur’an.

“Masyallah aku sangat senang sekali bahwa di sekolah menyediakan ruang bagi para penghafal Al-Qur’an. Aku senang banget karena belajarnya jadi lebih dobel, karena aku juga aktif pengajian di rumah,” ungkapnya. (dew)