BekasiBerita UtamaMetropolis

Lurah Naning Siap Sukseskan PTSL

PTSL
MENDAMPINGI WARGA: Lurah Kali Abang Tengah Sri Setianingrum alias Naning (tengah) mendampingi warganya melengkapi Syarat PTSL. AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Demi suksesnya Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Lurah Kaliabang Tengah, Sri Setianingrum mengaku akan proaktif membantu secara penuh penyelesaian berkas di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Partanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Bekasi.

”Upaya yang saya lakukan adalah semata-mata untuk kepentingan masyarakat Kelurahan Kaliabang Tengah,” kata perempuan yang akrab disapa Naning ini kepada Radar Bekasi, Senin (24/2).

Naning menyampaikan, pihaknya selaku pemerintah mendukung penuh program yang tengah dilaksanakan oleh pihak ATR/BPN Kota Bekasi. ”Sehingga penyelesaian sertifikat dapat berjalan lancar dan sesuai dengan keinginan masyarakat,” ucapnya.

Dia mengatakan pihaknya akan terus mengawal PTSL agar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga. ”Saya akan kawal terus warga saya yang mengajukan PTSL sampai mendapat sertifikat,” ungkapnya.

Naning berharap agar BPN Kota Bekasi secepatnya menyelesaikan sertifikat PTSL. ”Warga sangat membutuhkan sertifikat, selain sangatlah penting karena menjadi bukti sah kepemilikan serta memberi kepastian hak atas tanah yang berkekuatan hukum dan otomatis mengurangi sengketa. Dan juga dapat membantu masyarakat didalam meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kaliabang Tengah, Supono (58) mengapresiasi kinerja Naning yang sejak awal selalu proaktif membantu masyarakat dalam melengkapi berkas pembuatan sertifikat PTSL di wilayah setempat.

”Sejak digulirkannya program PTSL tahun lalu lurah selalu berkomunikasi dengan pengurus Pokmas, adanya kekurangan maupun perbaikan data lurah langsung cepat tanggap untuk menyelesaikan berkas tersebut,” ucapnya.

Apalagi tahun ini, tambahnya dia, hampir setiap hari bahkan hingga larut malam, Naning ikut serta aktif membantu BPN melengkapi atau menandatangani berkas yang kurang lengkap di Kantor BPN kota Bekasi. Hal ini dilakukan agar sertifikat PTSL dapat selesai secepatnya. Karena baru sekitar 25 persen masyarakat yang menerima sertifikat. (pay/pms)

Tags
Close