Berita UtamaMetropolis

Pemakaman Protokol Covid-19 Meningkat

Warga Diminta Patuhi Anjuran Pemerintah

PROTOKOL KHUSUS : Petugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Padurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi. Proses pemakaman dengan protokol Covid-19 di Kota Bekasi terus bertambah. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mencatat sebanyak 128 Jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi.

Jumlah tersebut sempat membuat kaget Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang Minggu (3/4) sempat menyambangi TPU yang menjadi lokasi pemakaman khusus Covid-19.

Wali Kota yang akrab disapa Pepen ini menjelaskan, awal April lalu jumlah makam khusus masih terbilang sedikit.

“Satu bulan yang lalu, saya datang untuk ziarah ke sahabat sekaligus pejabat di Kota Bekasi (LH), hanya beberapa saja jenazah yang berada di lokasi ini. Tapi pada saat ini sudah ada 125 pasien yang meninggal terpapar Covid-19,” tulis Rahmat dalam akun Instagramnya.

Dengan situasi ini, pihaknya menghimbau, supaya masyarakat Kota Bekasi dapat menyayangi diri dan menjaga kesehatan masing-masing, serta mengikuti seluruh aturan yang telah dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menurutnya, baik itu aturan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), larangan mudik, hingga menyarankan masyarakat untuk berdiam diri di rumah.

“Warga Kota Bekasi, sayangi diri kita sendiri dalam menjaga kesehatan kita, ikuti peraturan pemerintah yang telah dibuat dalam menghadapi pandemi Covid-19,” tulis Rahmat lagi.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang diterima Radar Bekasi jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 ini pertama kali ada pada 2 April 2020. Saat itu ada 24 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Kini dari data resmi website Covid-19 Kota Bekasi hingga 4 Mei 2020, totalnya sebanyak 128 jenazah yang dilakukan pemakaman dengan protokol pemulasaran Covid-19. Dari jumla itu sebanyak 28 dinyatakan berstatus positif Covid-19.

Hingga Senin (4/5) terkonfirmasi sebanyak 250 orang dengan 249 positif dan 126 dinyatakan sembuh.

Total meninggal dengan penyakit khusus sebanyak 100 orang dan total meninggal P+ sebanyak 28 orang.

Sejauh ini masih ada 2.024 orang dalam pemantauan (ODP), sedang dalam pemantauan 1.179 orang, selesai pemantauan 793 orang.

Sementara pasien dalam pengawasan total 792 orang, sedang dalam pengawasan 387 orang, selesai pengawasan 405 orang. (mhf/one)

Related Articles

Back to top button