Tak Berlakukan Penyekatan

POS PEMANTAUAN: Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat keluar pintu gerbang Tol Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (22/12). Polres Metro Bekasi Kota menegaskan tidak ada penyekatan saat Nataru. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, MEDAN SATRIA – Ratusan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menggelar apel persiapan Operasi Lilin menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Bekasi.

Apel yang dihelat Dishub berlangsung di lingkungan Kantor Bersama Dishub dan Satpol PP di Jalan Pangeran Jayakarta Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Rabu (22/12).


Kepala Dishub Kota Bekasi, Dadang Ginanjar mengatakan, apel sekaligus pemberian arahan anggotanya yang akan ikut menjaga 10 titik Pos pengamanan (Pos Pam) Nataru.

“Ya karena penugasannya nanti akan mengikuti dari pihak Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota. Tadi juga pas apel hadir Kasat Lantas,” katanya.


PosPam pusat Nataru, lanjut dia berada di depan Mega Hypermall City (Giant). Dan tidak ada penyekatan, tetapi pihaknya dengan jajaran terkait mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 akan melakukan pengawasan terhadap mobilisasi masyarakat.

“PosPam yang disiapkan nantinya akan diisi oleh TNI, Polisi, Dishub, Satpol PP dan Petugas Kesehatan. Kalau dari Dishub kita siapakah 600 anggota lebih semuanya sudah siap melakukan penjagaan,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, lebih dari 600 anggota akan melakukan penjagaan dengan cara Shift hingga 24 jam. Selain 10 titik Pos Pam dirinya juga akan menambah satu titik di Terminal Induk.

Misalkan terjadi lonjakan penumpang saat Nataru dirinya mengaku, akan ada pengendalian di Terminal oleh anggotanya yang sudah disiapkan.

“Untuk kebijakannya Normal. Tidak ada larangan kendaraan khusus. Semua kendaraan boleh beroperasi. Hanya saja akan kita koordinasikan apabila ada lonjakan yang luar biasa. Karena Nataru ini tidak ada pembatasan maupun penyekatan,” jelasnya.

Selain anggotanya dikerahkan di Pospam, pemantauan jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan, salah satunya di jalan utama dan perbatasan dilakukan.

“Terutama di malam Nataru pastinya akan kita antisipasi. Tidak boleh arak-arakan. Di Pospam yang ada juga nanti akan disiapkan Tes Antigen,” tukasnya.

Ditempat yang sama. Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Agung Pitoyo Putro mengatakan, untuk Nataru di Kota Bekasi memang tidak ada penyekatan.

“Tidak ada penyekatan Nataru ya di Kota Bekasi. Jadi kita berjalan sebagaimana mestinya. Cuma pos-pos itu ada untuk dijadikan pos pengamanan dan pelayanan,” ucapnya.

Di Pospam sendiri nantinya ada kegiatan Tes Antigen. Dan pastinya petugas akan melakukan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Intinya tidak ada penyekatan ya. Andaikan ada kemacetan kita bersifat situasional akan merekayasa lalu lintas. Dari kepolisian sendiri kita kerahkan 800 anggota lebih, karena ini adalah Operasi Lilin Nataru,” terangnya.

Dirinya juga berpesan kepada masyarakat Kota Bekasi, karena saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19, ia berharap masyarakat menjaga protokol kesehatan dengan ketat dan dianjurkan beraktivitas di rumah.

“Ya intinya tidak usah keluar Kota saat Nataru. Dan jangan buat acara yang mengundang keramaian. Kita harap masyarakat dapat bekerja sama,” tutupnya. (pay)