Rutilahu Roboh Diterjang Angin Kencang

ANGKAT GENTENG: Warga gotong royong mengangkat genteng rumah yang roboh akibat diterjang angin kencang, di Kampung Bihbul RT 003/002, Desa Wibawa Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/3). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah rumah warga di wilayah Kabupaten Bekasi, rusak parah diterjang angin kencang, bahkan ada yang roboh.

Seperti yang dialami Ani (7), warga Kampung Bihbul RT 003/002, Desa Wibawa Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, rumahnya roboh akibat diterjang angin kencang pada Sabtu (5/3) petang.


Saat ini, kondisi rumah tersebut rata dengan tanah, lantaran tidak kuat menahan terjangan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi. Dia bersama anak dan cucunya, terpaksa mengungsi ke rumah salah satu putranya, yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Ani mengungkapkan, saat kejadian, ia sedang berada di dalam rumah. Kemudian, saat mengetahui ada angin kencang, dirinya bersama anggota keluarga lain, langsung berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.


“Pada saat angin kencang, saya langsung lari bersama cucu ke rumah anak. Tidak lama kemudian, rumah saya langsung roboh semuanya,” tutur Ani kepada Radar Bekasi, Minggu (6/3).

Dirinya mengaku, tidak sempat menyelamatkan barang-barang saat rumah miliknya roboh. Bahkan, yang terlihat hanya sisa pondasi rumah berukuran 9×6 meter. Meski demikian, Ani bersyukur tidak ada korban jiwa.

“Alhamdulilah semua selamat, tapi masih takut kalau ingat kejadian itu,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Wibawamulya, Firman Ruli Jaelani menyampaikan, setelah mendapat laporan ada rumah warga yang roboh, dirinya langsung ke lokasi, guna meninjau kondisi salah satu rumah warganya itu.

“Kami sudah lakukan penanganan sementara, dan kami dari Pemerintah Desa (Pemdes) bersama warga lain bergotong royong melakukan pembersihan sisa reruntuhan bangunan,” terang Firman.

Sekadar diketahui, Ani merupakan salah satu warga penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemkab Bekasi. Tetapi, akibat adanya terjangan angin, membuat rumahnya roboh dan rata dengan tanah.

“Ibu Ani ini tinggal bersama anak, menantu, dan cucunya. Alhamdulillah sudah kami pastikan tidak ada korban. Sebenarnya, bulan depan juga rumah itu akan diperbaiki lewat program Rutilahu,” beber Firman.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Hendri Lincoln mengaku, petugas yang di lapangan belum selesai melakukan pendataan terhadap rumah maupun pohon yang roboh akibat terjangan angin kencang.

Maka dari itu, dirinya belum bisa menjelaskan secara detail perihal bencana angin tersebut.

“Kami masih melakukan pendataan, dan saya belum bisa memberikan keterangan, karena harus menunggu data pasti dari lapangan,” tandas Hendri. (pra)