Jajanan Bekasi Tembus Pasar Luar Negeri

PERLIHATKAN PRODUK: Ketua Forum Export Import Patriot Bekasi (FEIPB) Astuti Damayanti (kiri) memperlihatkan salah satu produk UMKM ke Ishomura Yuka (kanan), istri dari Kedutaan Besar Jepang, di Grand Metropolitan Mall, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (19/3). CR1/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bekasi mulai diminati di mancanegara. Beberapa olahan makanan ringan hasil karya pelaku UMKM sudah masuk pasar luar negeri seperti Jepang dan Turki.

Hal itu diungkapkan Astuti Damayanti selaku Ketua Forum Export Import Patriot Bekasi (FEIPB) disela perhelatan Bekasi & Japanese Friendship di Grand Metropolitan Mall, Bekasi selatan, Kota Bekasi, Sabtu (19/3).


Bekasi & Japanese Friendship merupakan ajang promosi dan pengenalan produk UMKM serta mempererat dan memperluas pasaran UMKM Kota Bekasi kepada masyarakat dan perwakilan Negara Jepang.

Astuti juga menjelaskan, produk UMKM sudah masuk e-commerce Rumah Indonesia New Zealand.”Produk snack seperti keripik tempe, rengginang mini, keripik singkong, ikan tepung kriuk, udang kriuk, serta kentang kering yang sudah kita export ke Jepang dan ke Turki. Produk UMKM sendiri sudah masuk e-commerce Rumah Indonesia New Zealand,” jelasnya.


FEIPB mengajak kedutaan Besar Jepang hadir ini, agar dapat bersinergi dengan Kota Bekasi dalam memperkenalkan produk UMKM, mempererat persahabat, serta memperluas pasar UMKM.

“Satu kehormatan bagi kami untuk dapat bertemu dan memperkenalkan produk kami kepada perwakilan Negara Jepang. Adapun produk yang kami tampilkan berupa fashion, food, dan craft,” ucapnya.

Acara itu juga dihadiri oleh istri Plt Wali Kota Bekasi, Ketua Komunitas Alumni Jepang, serta perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Adapun rangkaian kegiatan Bekasi Great sale HUT ke-25 Kota Bekasi telah dimulai pada Senin (14/3) lalu, dengan Bazar yang diikuti oleh 14 brand fashion, 15 brand food, serta 15 brand craft.

Selain itu diadakan lomba fotografi produk dengan tema Bekasi Kreatif, serta ditutup dengan demo masak oleh istri Plt Wali Kota Bekasi Wiwiek Hargono dan Ishomura Yuka selaku istri dari Isomura Shintaro Second Secretary Kedutaan Besar Jepang.

“Rangkaian acara ada bazar dari 14 brand fashion, 15 brand food, serta 15 brand craft, sama ada juga lomba fotografi produk dengan tema Bekasi kreatif yang diikuti oleh 80 peserta dari pelajar Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, terakhir ditutup dengan masak-masak Ibu Plt Wali Kota Bekasi Wiwiek Hargono dan Ibu Ishomura Yuka istri dari Isomura Shintaro,” tuturnya.

Sementara, istri Plt Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono mengatakan, bahwa untuk pelaku UMKM dapat menghasilkan kreativitas dan keterampilan untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan kerja melalui daya saing dan daya cipta dari industri kreatif.

“Terjalinnya kerjasama dengan pihak luar sehingga bisa menghasilkan lapangan kerja yang dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat kota bekasi. Karena industri yang berkembang ada di Kota Bekasi,” ucap Wiwiek Hargono .

Selain itu, Isomura Shintaro selaku Second Secretary Kedutaan Besar Jepang di Indonesia mengatakan, bahwa Bekasi merupakan area dimana banyak sekali industri Jepang dan ia berharap kedepannya hubungan antar dua negara bisa lebih dalam.

“Setelah istri saya akan berpartisipasi demonstrasi memasak masakan Jepang, sebagai salah satu pertukaran budaya, saya berharap hadirin dapat mengetahui makanan Jepang. Dengan mengambil kesempatan ini saya berharap bahwa hubungan persahabatan Jepang dan Kota Bekasi akan lebih baik kemudian Kota Bekasi kedepannya akan lebih berkembang,” ujar Isomura Shintaro Second Secretary Kedutaan Besar Jepang yang diterjemahkan oleh Dicky iskandar Tirtawinata selaku penerjemah. (cr1).