Korban Luka, Motor Terseret 2,5 Kilometer

TAK BERBENTUK:Kondisi kendaraan yang ditumpangi Isep Hasanudin (25) dan Winda Rahayu (48) ringsek usai ditabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu, bawah Flyover Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (7/7). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kendaraan roda dua yang ditumpangi oleh Isep Hasanudin (25) dan Winda Rahayu (48) terseret kereta api sejauh 2,5 kilometer. Beruntung kecelakaan antara kereta dengan pengguna jalan ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu, tepat di bawah Flyover Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (7/7).


Kejadian bermula saat sepeda motor matic yang dikendarai oleh Hasanudin tengah menyeberangi perlintasan. Saat menyeberang rel kedua, baik Hasaunin maupun Winda tidak memperhatikan kereta api Argo Cirebon yang datang dari arah timur.

Saat itu juga, Winda melompat sementara Hasanudin dan motornya terjatuh. Saat yang bersamaan, datang KRL dengan nomor KA.6014 CL, motor Hasanudin tersambar dan terseret sejauh 2,5 km.


“Di saat yang bersamaan, di jalur satu melintas kereta api KRL nomor KA.6014 CL yang datang dari arah barat (Jakarta) menuju arah timur (Cikarang). Akibatnya kendaraan motor tertabrak,” kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, Kamis (7/7).

Penumpang yang telah melompat dari motor disampaikan tidak mengalami luka. Sementara pengendara yang sempat terjatuh mengalami luka cukup parah akibat kendaraannya tersambar kereta lain dari arah berlawanan hingga mengalami kerusakan parah.

Usai kejadian, pengendara dilarikan ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan perawatan medis. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp10 juta.

“Kendaraannya rusak parah, penumpang tidak mengalami luka,” tukasnya.

Terpisah Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin menyampaikan bahwa pengendara motor pagi itu nekat menerobos perlintasan. Ia menegaskan bahwa perlintasan tersebut tergolong liar.

Belum lama ini, pihaknya telah mengikuti rapat bersama dengan PT KAI, kepolisian mengingatkan agar pintu perlintasan sebidang yang tak memiliki palang pintu agar ditutup.

“Ya walau warga harus memutar, daripada kita tidak aman, lebih baik cari jalan lain,” ungkapnya. (sur).