Cikarang

Orang Tua Dukung Vaksinasi Anak

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Ratusan siswa SDIT An-Nur, yang berusia 6-11 tahun, mengikuti program vaksinasi merdeka, di Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat (7/1) lalu.

Melalui kegiatan vaksinasi merdeka yang dilaksanakan oleh Polsek Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi ini, para orang tua murid berharap, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa dilakukan 100 persen, dan tidak daring (online) lagi.

Seperti yang disampaikan salah satu orang tua murid, Ayu (40), dirinya mengaku, sangat senang dengan adanya vaksinasi terhadap anak-anak, karena tidak khawatir lagi, apabila PTM dilakukan 100 persen.

“Dengan adanya vaksinasi ini, diharapkan PTM bisa 100 persen. Karena sebelumnya, proses pembelajaran di sekolah, hanya satu setengah jam saja. Dan tentunya, karena sudah divaksin, saya sudah terlalu khawatir lagi,” ucapnya saat mendampingi anaknya untuk divaksin.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SDIT An-Nur, Suciati merasa bersyukur jika para murid di sekolah yang dipimpinnya, bisa divaksin. Kata dia, setelah semua siswa mendapat vaksinasi tahap satu maupun dua, ke depannya, pembelajaran bisa dilakukan 100 persen. Untuk sekarang pembelajaran masih dilakukan 50 persen.

“Jumlah murid kami ada 150, sekarang tahap pertama dilakukan vaksinasi. Sehingga, nanti di semester dua, sudah siap melaksanakan PTM 100 persen. Mengingat, untuk sekarang masih 50 persen,” terangnya.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah murid menangis histeris ketika mau divaksinasi. Sehingga, para orang tua harus berusaha menenangkan, termasuk dari pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Awang Parikesit menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan 650 vaksinasi untuk para murid berusia 6-11 tahun, yang berada di Kecamatan Cikarang Pusat. Menurut dia, ada 35 anak dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun swasta, yang akan mendapat vaksinasi, sesuai instruksi pemerintah.

“Khusus di Cikarang Pusat, ini ada 35 SDN maupun swasta, dan kami sudah melaksanakan vaksinasi ke 35 sekolah itu. Namun, ada beberapa anak yang tidak bisa vaksin, karena sedang batuk pilek,” tuturnya. (pra)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button