Warga Utara Bekasi Bersyukur Ada Tol, Minta Jalan Arteri Diperlebar

Warga Utara Bekasi Bersyukur Ada Tol, Minta Jalan Arteri Diperlebar.
Foto udara Tol Cibitung Cilincing yang menghubungkan wilayah Telagasih Cikarang Barat menuju Babelan Kabupaten Bekasi, Kamis (26/5). Foto: ARIESANT/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, TAMBUN UTARA – Warga di utara Kabupaten Bekasi bersyukur dengan adanya pembangunan jalan tol Cibitung-Cilincing. Pasalnya, dengan adanya jalan tol ini akses warga lebih dekat yang mau keluar kota maupun ke daerah Kabupaten Bekasi lainnya.


Hanya saja, warga berharap agar ruas jalan untuk masuk maupun keluar tol harus diperbaiki, mengingat di wilayah utara ada dua pintu tol, yakni di Gabus, Tambun Utara dan Muarabakti, Babelan.

Seperti yang disampaikan salah satu warga Tambun Utara, Damin Sada. Ya pria yang di juluki Jawara Bekasi ini meminta agar pihak pengembang bisa memperhatikan akses untuk masuk dan keluar tol.


Alasannya, jalan yang ada di Gabus, Tambun Utara saat ini sangat rusak dan kondisinya sempit. Begitu juga jalan di Muarabakti, Babelan.

“Ya harus diperhatikan juga jalan biasanya, karena sekarang kondisi dua mobil saja sangat ngepas. Apalagi nanti apabila ada mobil besar, itu bisa membuat kemacetan,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (24/5).

Kata dia, sebelum tol dioperasikan kondisi jalan alangkah baiknya sudah diperbaiki terlebih dulu. Karena jangan sampai menimbulkan permasalahan, salah satunya kemacetan diruas jalan tersebut. “Pokoknya, sebelum tol beroperasi kondisi jalan harus sudah diperbaiki dan diperlebar,” pinta Damin Sada.

Walaupun begitu, tidak bisa dipungkiri, ruas tol Cibitung-Cilincing sangat membantu warga utara Kabupaten Bekasi, karena akses jalan bisa lebih cepat. “Sebenarnya bagus adanya tol itu, kita bersyukur kalau mau ke Babelan dan lainnya lebih cepat,” tutur Damin Sada.

Senada disampaikan warga Kecamatan Sukawangi, Misan (48). Menurutnya, dengan adanya pintu tol di Tambun Utara dan Babelan sangat membantu warga di wilayah utara Kabupaten Bekasi, karena aksesnya akan lebih cepat. Sebelumnya, untuk masuk ke dalam tol warga di tempatnya harus ke Cibitung, Tambun Selatan, maupun ke Cikarang terlebih dulu.

“Kalau menurut saya sangat bagus, karena bisa lebih cepat. Tapi memang jalan menuju pintu masuk tol harus diperhatikan juga, kalau misalkan macet ya sama saja,” ucap Misan.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Dapil IV, Ani Rukmini mendorong, agar pengoprasian jalan tol harus dibarengin dengam perbaikan ruas jalan arteri yang menuju pintu tol.

“Kondisi jalan arterinya juga harus diperhatikan, jangan sampai tol sudah beroperasi, tapi ruas jalan menuju pintu masuk masih rusak dan sempit,” ujar perempuan yang juga sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi ini.

Untuk diketahui, Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi dua ruas Telagaasih–Muarabakti sepanjang 10,3 kilometer dan Seksi tiga ruas Muarabakti–Kanal Banjir Timur sepanjang 14,35 kilometer yang merupakan bagian dari Jaringan Tol JORR2 telah memasuki tahap akhir penyelesaian konstruksi. (pra)