Duloh Tersangka Pembunuh Berantai Tinggalkan Ini di Kontrakannya di Bantargebang

Gerobak Cincau milik Duloh tersangka pembunuh berantai di kontrakannya di Gang Botol RT 01 RW 02, Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi. Foto: Raiza Septianto-radarbekasi.id

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Solihin alias Duloh, tersangka pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur, ternyata mengontrak selama setahun di Gang Citra Botol, RT 01 RW02, Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi.


Pantauan Radarbekasi.id di lokasi kontrakannya, terdapat 3 gerobak es Cincau bertuliskan, es krim Cincau Bah Duloh.

Duloh sendiri menempati kontrakan nomor 2 dan 3. Kontrakan itu kini terkunci dan digembok.


BACA JUGA: Duloh, Eksekutor Pembunuh Berantai di Bantargebang Itu Dikenal Berjualan Es Cincau

Pemilik kontrakan, Ngatmono (55), menceritakan keseharian Duloh sebagai tukang es krim cincau keliling di sekitar Bantargebang, Kota Bekasi.

“Kalau dagangnya sih di sekitar Pangkalan Lima. Tinggal ngontrak di sini lebih kurang sudah satu tahun bersama anaknya,” ungkap Ngatmono.

Lebih lanjut Ngatmono mengungkapkan, anak Duloh yang terlebih dahulu tinggal. Disusul kemudian Duloh datang belakangan.

BACA JUGA: 3 Mantan Istri Wowon Si Pembunuh Berantai Diduga Masih Hidup Dicari Polisi

“Anaknya pertama di sini, udah agak lama nah di sini ada yang kosong, baru bapaknya,” lanjut Ngatmono.

Ngatmono menyebut, awalnya dirinya tidak merasa curiga dengan keseharian Duloh, karena di mata masyarakat dia orangnya jujur.

“Dikenal baik mas, orangnya jujur, komunikasi sama tetangga juga baik. Cuman saya jarang ngobrol, cuma memang ga ada waktu lah,” tutur Ngatmono.

BACA JUGA: Pembunuh Anggota Ormas PP Ditangkap di Rest Area

Ngatmono mengaku kaget ketika mendapat informasi kalau pelaku pembunuhan berantai itu ternyata yang menyewa kontrakannya.

“Ya kaget saya mas gak nyangka aja, ternyata dia (Duloh) pelakunya, bisa setega itu,” ujarnya.

Sebelum meninggalkan kontrakan, Ngatmono mengungkapkan, bahwa Duloh bersama anaknya tidak pamit.

BACA JUGA: Lihat Nih, Motif Pembunuh Berantai yang Meracuni Lima Orang Sekeluarga di Bantargebang

“Ada semingguan yang lalu anaknya, pokoknya dia kemana saya nggak tau, dan dia gak bilang apa-apa,” jelasnya.

Kontrakan berukuran 3×4 meter itu, lanjut Ngatmono disewa Duloh Rp 300 ribu perbulan. Namun untuk bulan ini Januari belum dibayar.

“Bayarnya per bulan, sebenarnya tanggal 20 harusnya sudah bayar Rp 300 ribu, tapi belum dibayar sampai saat ini,” (rez)