Berita Bekasi Nomor Satu

Pelayanan Publik di Kecamatan Cikarang Utara Digeser ke Teras

DIPENUHI LOGISTIK: Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melihat logistik Pemilu 2024 yang belum dihitung di Kantor Kecamatan Cikarang Utara, Rabu (21/2). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelayanan publik di Kantor Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi kini sementara dipindah ke teras. Pemindahan dilakukan karena seluruh ruangan di tiga lantai pada kantor tersebut difungsikan untuk menyimpan logistik dan proses tahapan Pemilu 2024.

Area ruangan lantai satu dan dua dipenuhi kotak berisi surat suara. Sementara ruangan lantai tiga dipakai untuk rekapitulasi suara.

Camat Cikarang Utara, Enop Can, mengatakan jumlah logistik Pemilu 2024 yang disimpan di kantor kecamatan sebanyak 3.020 kotak. Ribuan kotak suara itu berasal dari 604 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Cikarang Utara. Enop memastikan, pelayanan masyarakat tidak terganggu.

“Masalah pelayanan kami seperti biasa di kantor Kecamatan Cikarang Utara tetap buka. Hanya saja lokasinya untuk pelayanan kita geser, karena di lantai satu dan dua kondisinya penuh dengan logistik kotak Pemilu. Sehingga layanan kita lakukan di luar. Untuk melayani kebutuhan masyarakat kita memanfaatkan teras pada kantor kecamatan ini,” kata Enop Can di Cikarang Utara, Rabu (21/2).

Menurutnya, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait pemindahan pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan catatan, sedikitnya ada 50 warga yang setiap hari datang ke kantor kecamatan untuk mengurus masalah administrasi kependudukan.

“Kalau layanan seperti biasa, cuma tempatnya saja diluar mengurus administrasi, bikin EKTP, bikin SKTM, dan rata-rata setiap harinya yang datang ke kantor Kecamatan 50an orang lah,” tambahnya.
Ia berharap, proses rekapitulasi di kantornya dapat berjalan kondusif sehingga logistik yang memenuhi ruang kantor pelayanan itu dapat dipindah ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Endah warga yang tengah mengurus penerbitan Kartu Keluarga (KK) mengaku baru mengetahui pemindahan pelayanan di teras kantor kecamatan saat tiba dan diarahkan oleh petugas yang berjaga. Ia merasa tidak terganggu pelayanan dan ruang tunggu warga yang dipindahkan.

“Gak ada masalah sih, yang penting ngurus berkasnya cepat gitu. Kita malah seneng kalau di luar, bisa nunggu duduk di bawah pohon,” tandasnya. (ris)

Solverwp- WordPress Theme and Plugin