Bekasi

Masuk Burangkeng, Mobil Sampah Disemprot Disinfektan

SETU – Warga Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, terus mengkampanyekan pencegahan virus corona di wilayahnya dengan penyemprotan cairan disinfektan.

Aksi penyemprotan disinfektan dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, bersama Persatuan Pemuda Burangkeng Peduli Lingkungan (Prabu-PL) dan Karangtaruna Desa Burangkeng.

Diantaranya dengan cara menyemprotkan setiap kendaraan pengangkut sampah yang hendak masuk ke TPA Burangkeng.

Sejumlah mobil sampah yang kedapatan melanggar SOP, seperti tidak pakai terpal atau meneteskan air licit ke jalan-jalan dipaksa putar balik. Mereka dilarang membuang sampah ke TPA Burangkeng.

Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Desa Burangkeng, Nana Suryana mengatakan kegiatan ini bentuk upaya pihaknya memutus rantai penyebaran virus Covid-19, dimana diketahui truk sampah yang masuk ke TPA Burangkeng ini berasal dari berbagai wilayah Kabupaten Bekasi, termasuk Tambun dan Cibitung yang kini ditetapkan sebagai zona merah virus Corona.

“Kami tidak ingin penyebaran virus Covid-19 masuk ke sini, karena saat ini warga sudah cukup menderita akibat terdampak sampah di TPA selama puluhan tahun jadi, jangan sampai ditambah lagi wabah virus ini,” kata Nana di tengah kegiatan di wilayahnya, Kamis (2/4/2020).

Pantauan di lokasi, sudah sekitar lima truk ditertibkan atau dipaksa untuk berbalik arah. Truk-truk itu banyak berasal dari sampah pasar. Selain itu, terlihat ada pula mobil bak kecil milik swasta juga dipaksa putar balik karena mobilnya meneteskan air licit. (mhf)

 

Related Articles

Back to top button