Berita UtamaPendidikan

Perguruan Tinggi Persiapan Orientasi Daring

Daring
ILUSTRASI: Sejumlah mahasiswa baru Unkris mengikuti kegiatan orientasi pada tahun lalu. Perguruan tinggi swasta di Kota Bekasi melakukan persiapan pelaksanaan orientasi secara daring bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021.Dok26

Radarbekasi.id – Perguruan tinggi swasta di Kota Bekasi melakukan persiapan pelaksanaan orientasi secara daring (online) bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021. Langkah itu dilakukan menyusul kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenai orientasi tak boleh dilaksanakan secara tatap muka langsung di tengah pandemi Covid-19.

Rektor Universitas Bina Insani Indra Muis mengatakan, orientasi mahasiswa baru rencananya dilaksanakan secara daring. Kini, pihaknya tengah mempersiapkan matrikulasi.

“Benar kita akan melaksanakan orientasi secara daring, saat ini kita sedang persiapakan skenarionya. Kita akan menggunakan aplikasi video conference (zoom) dan menggunakan learning management system yang kita miliki,” ujar Indra, kepada Radar Bekasi, Kamis (25/6).

Dalam orientasi daring, kampus di kecamatan Rawalumbu itu akan menyelenggarakan berbagai kegiatan orientasi pada umumnya. Antaralain, perkenalan mahasiswa baru dengan manajemen kampus, dosen dan organisasi kemahasiswaan serta sosialisasi sistem peraturan dan pedoman berbagai layanan baik akademik maupun non akademik.

“Orientasi daring dilakukan sama dengan orientasi pada umumnya. Cuma waktu yang terbatas akan menjadi suatu perbedaan dalam pelaksanaan orientasi daring nanti,” ungkapnya.

Rencananya, orientasi akan berlangsung mulai September 2020 selama dua minggu dengan waktu setiap harinya 200 menit melalui zoom. Indra menegaskan, pihaknya akan terus mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah terkait pelaksanaan orientasi daring pada masa pandemi Covid-19.

“Orientasi itu masih lama, September baru akan dilaksanakan. Jadi masih bisa saja terjadi perubahan dan perubahan apa saja yang diberikan oleh pemerintah kami akan ikuti,” tegasnya.

Universitas Bina Insani memiliki 9 program studi (prodi) mulai dari jenjang Strata 1 (S1) Diploma 3 (D3). Setiap prodi ditargetkan terisi satu kelas dengan jumlah mahasiswa 3-40 orang per kelas.

“Kita tahun ini targetkan masing-masing prodi satu kelas, karena melihat perekonomian masyarakat tidak stabil di masa pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Abdullah Sumrahadi mengatakan, pelaksanaan orientasi daring bergantung pada situasi terkini pandemi Covid-19 di wilayah Kota Bekasi. Sejauh ini, pihaknya memiliki berbagai rencana menyambut mahasiswa baru.

“Sejauh ini kami memiliki planning yang bervariasi, termasuk di dalamnya rencana melaksanakan orientasi secara daring,” ujar Abdullah.

Namun, pihaknya belum dapat menyampaikan secara detail pelaksanaan orientasi secara daring. Abdullah berpendapat, orientasi secara daring ini merupakan salah satu terobosan baru menuju ketotalan sistem daring yang sebenarnya jauh hari sebelum pandemi melanda sudah menjadi arah pendidikan tinggi menuju Massive Open Online Cours (MOOC).

“Kita sebenarnya belum bisa menilai pandemi ini menjadi faktor penghambat atau malah justru sebagai terobosan, karena rencana pendidikan tinggi sebelumnya ingin benar-benar menuju era digitalisasi,” katanya.

Unkris memiliki 18 prodi mulai dari jenjang S1 sampai S3. Mahasiswa baru yang ditargetkan pada tahun ini disesuikan dengan rasio kecukupan masing-masing prodi.

“Kita masih on planning. Jadi bukan seberapa banyak (mahasiswa,Red) yang diterima. Tapi akan kami sesuaikan dengan kapasitas masing-masing prodi di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button