Berita UtamaPendidikan

Disdik Tunggu Arahan Kemendikbud

Sosialisasi Asesmen Nasional

Daring-As-Sabiquun
BERI MATERI: Guru Sekolah Islam Terpadu As Sabiquun, memberikan materi pelajaran melalui pesan Whatsapp.Dewi Wardah Radar Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi belum dapat melakukan sosialisasi Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) kepada tenaga pendidik di satuan pendidikan. Alasannya, masih menunggu jadwal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Mawardi mengatakan, saat ini sosialisasi AN baru dilakukan oleh Kemendikbud kepada seluruh dinas pendidikan. Termasuk Disdik Kota Bekasi.

“Disdik masih mengikuti pelatihan dari pihak Kemendikbud untuk Asesmen Nasional,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (26/10).

Dalam pelatihan, Disdik mengirim lima orang perwakilan dari tim teknis. Adapun tujuan pelatihan untuk memahami mekanisme teknis pelaksanaan AN.

Menurutnya, sosialisasi AN kepada guru di sekolah nantinya akan dilakukan pendataan terlebih dahulu. Bila tak ada halangan, pendataan dilaksanakan mulai akhir tahun.
“Rencananya Desember kita akan mulai mendata,” ucapnya.

Namun untuk ketepatan waktu sosialisasi, Disdik belum dapat memastikan. Sebab, juga masih menunggu turunnya petunjuk teknis (juknis) dari Kemendikbud. “Karena diadakannya sosialisasi harus menunggu juknisnya dahulu,” tegasnya.

Mawardi berpendapat, AN akan menjadi sebuah jalur efektif dalam mengukur kemampuan sekolah dan karakter siswa. “Yang saya ketahui untuk saat ini, AN ini cukup efektif untuk pengganti UN. Namun secara jelasnya belum kita ketahui betul karena masih mengikuti sosialisasi dan pelatihan dari Kemendikbud,” tukasnya.

Sebelumnya, kalangan guru di Kota Bekasi menyebut belum ada sosialisasi AN hingga Selasa (27/10). Padahal, kebijakan itu akan diterapkan mulai 2021. (dew)

Back to top button