Perbaiki Mutu Pendidikan

PERBAIKI MUTU PENDIDIKAN: Guru mengajar saat simulasi pembelajaran tatap muka di SDN Karang Raharja 02 CIkarang Utara Kabupaten Bekasi, Selasa (15/12). Mahamuda Bekasi mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi memperbaiki mutu pendidikan. ARIESANT/RADAR BEKASI
PERBAIKI MUTU PENDIDIKAN: Guru mengajar saat simulasi pembelajaran tatap muka di SDN Karang Raharja 02 CIkarang Utara Kabupaten Bekasi, Selasa (15/12). Mahamuda Bekasi mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi memperbaiki mutu pendidikan. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mahasiswa dan Pemuda (Mahamuda) Bekasi mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi memperbaiki mutu pendidikan. Caranya, bekerja sama dengan sektor industri melalui Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan.

Wakil Ketua Bidang Sosial Mahamuda Bekasi Taufik Rahman mengatakan, Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri terbesar di Asia Tenggara harus mampu menggandeng perusahaan dalam membangun mutu pendidikan agar dapat melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing.


“Dari program – program Corporate Social Responsibility (CSR) jangan hanya fokus untuk pembangunan taman. Melainkan diarahkan untuk membangun pendidikan dengan adanya regulasi Perda. Sebenarnya sudah bagus, tapi kan ini daerah banyak banget perusahaan,” kata Taufik, Selasa (22/12).

Hal itu merupakan dukungan untuk menekan angka pengangguran yang kian bertambah. Kata Taufik, berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), angka penganguran mencapai sekitar 172 ribu orang.


Dari hasil observasi Mahamuda, tingginya angka pengangguran lantaran kebutuhan tenaga kerja. Sementara SDM Kabupaten Bekasi selalu kalah saing.

“Oleh sebab itu, kami mendorong pentingnya peningkatan mutu pendidikan. Dengan tujuan generasi kedepan di Bekasi khususnya dapat berdaya saing, dan pertumbuhan ekonomi juga dapat membaik,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, apabila SDM tak mumpuni maka berdampak ke berbagai hal. “Sebab kalau SDM lemah, pengangguran banyak kemiskinan melonjak. Maka, pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat lemah pula,” imbuhnya.

Ketua DPRD BN Holik Qodratullah belum dapat berbicara banyak. Namun dikatakannya, saat ini Perda Pendidikan sedang dalam pembahasan oleh Badan Musyawarah (Bansum) untuk penjadwalan dan pengesahan.

“Tujuan adanya Perda untuk memaksimalkan dan mengupayakan mutu pendidikan lebih baik. Udah dulu ya sedang rapat ini (pembahasan Perda Pendidikan),” ujar Holik, dalam sambungan telepon. (and)