Nasional

Penyekatan Mudik, Aparat Siagakan Senjata Laras Panjang

ILUSTRASI: Senjata laras panjang. FOTO: JAWA POS

 

RADARBEKASI.ID, CIREBON – H- 2 Idulfitri 1442 H, suasana jalur mudik arah Cirebon, benar-benar lengang. Jalanan melompong  dari kendaraan bermotor. Baik mobil pribadi, angkutan umum atau pun bus. Tak terkecuali truk-truk besar yang biasa memadati jalanan Cianjur, Padalarang hingga Cileunyi dan Sumedang, nyaris tidak terlihat.

Hanya terlihat kerumunan warga di setiap titik pasar yang lokasinya persis di pinggir jalan raya. Seperti di kawasan Perbatasan Cianjur – Ciranjang  – Rajamandala. Selebihnya dari Padalarang hingga Cileunyi dan Sumedang bablas.

Lalu bagaimana dengan penyekatan ? Kondisi berbeda dijumpai di titik yang menjadi check point’ pemudik. Misalnya, sebelum Pintu Tol masuk Padalarang arah Bandung, penyekatan benar- benar ketat. Setiap kendaraan nopol selain D (Bandung), mesti menepi dan didatangi para petugas.

Saat rombongan Radar Bogor Grup mendekat kawasan tersebut, petugas pun segera memerintahkan mobil menepi. Sempat terjadi argumen antara petugas dengan rombongan. Di mana petugas bersikukuh agar personel rombongan turun dari mobil plat F dan swab.

“Kami tidak turun dari mobil. Kami hanya memantau situasi rute mudik,” jelas CEO Radar Bogor Grup Hazairin Sitepu kepada petugas. Akhirnya rombongan pun melanjutkan perjalanan memasuki pintu tol menuju Cileunyi.

Situasi lengang terasa saat rombongan menyusuri tol Cileunyi. Setelah 20 menit perjalanan, rombongan sampai di penyekatan ujung tol Cileunyi. ⁣

Ada pemandangan berbeda di penyekatan ini. Petugas bersenjata laras panjang berjaga mendampingi petugas yang lain. Beruntung, rombongan tidak mendapat halangan berarti. Petugas yang berjaga cukup koperatif setelah mengetahui rombongan adalah jurnalis yang memantau rute mudik. ⁣

Memasuki kawasan Sumedang, jalanan masih lancar hingga memasuki perbatasan Kadipaten Majalengka. Aroma keramaian mulai nampak di sepanjang jalan. Suasana jelang lebaran benar- benar terasa. Hilir mudik kendaran roda dua dan angkutan elf menghiasi perjalanan..⁣
Namun, meski ramai, penyekatan tetap ada di setiap pertigaan besar, sepeti arah Ibukota Majalengka. ⁣

Perjalanan satu jam arah Cirebon lancar tanpa hambatan berarti. Begitu memasuki Plered, terjadi kemacetan parah. Pasalnya, petugas membuat barikade di sepanjang jalan hingga hanya bisa dilewati satu baris kendaraan saja. ⁣

Membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk keluar dari jebakan macet tersebut. ⁣
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke kawasan Sumber, Ibukota Kabupaten Cirebon. Jalanan amat ramai dengan aktifitas warga, khususnya didominasi roda dua. Setelah berkeliling , rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju pulang. Via Cipali-Cipularang. Lengang, sepi, lancar, bisa memacu kendaraan lebih cepat dengan hati-hati karena hampir sepanjang Cipali jalanan banyak bergelombang. (oke/aan)

 

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button