Bekasi

Minta Anggaran Perawatan Jalan Ditambah

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Alokasi anggaran perawatan sejumlah ruas jalan Kota Bekasi selama satu tahun sebesar Rp 2,5 miliar diklaim belum ideal.

Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Widayat Subroto, mengatakan, angka tersebut belum bisa mengcover kebutuhan perbaikan sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi selama setahun.

Lanjut Widayat, kondisi jalan kerap mengalami kerusakan pada musim penghujan. Pasalnya untuk perbaikan selain membayar sejumlah tenaga pegawai, anggaran tersebut untuk mengcover kebutuhan material yang diperlukan.

“Dari dana Rp2,5 miliar tersebut kita membayar orang selama satu tahun. Yakni dua tim URC (Unit Reaksi Cepat) yang terdiri dari 20 orang. Tetapi kalau kita hitung anggaran itu belum ideal ya. Karena masih banyak spot yang belum tertangani,” terangnya.

Ia menyebut untuk penanganan maksimal, perlua ada penambahan anggaran. Pihaknya juga sudah mengusulkan untuk tahun depan di Kecamatan memiliki tim URC sendiri .Pihaknya hanya tinggal menyiapkan meterialnya saja.

“Ya kalau 12 tim URC dilapangan tentunya akan lebih tercover. Lapor hari ini langsung di kerjakan. Kalau sekarang memang belum ideal ya terbentur anggaran. Tahun depan kita sudah mengajukan anggaran perawatan jalan sebesar Rp15 miliar. Kalau anggaran tersebut disetujui kita pastikan ruas jalan yang rusak bisa tercover,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam satu hari dari dua tim URC bisa memperbaiki lima titik ruas jalan yang berlubang. Namun diakuinya potensi kerusakan pasca perbaikan memang sering terjadi karena menurutnya perbaikan hanya kerusakan kecil.

“Kalau kecil itu langsung bisa di kerjakan oleh tim URC, kalau kerusakan besar kita akan masukan ke dalam pemeliharaan rutin dan itu membutuhkan waktu,” ucap dia. (pay)

Related Articles

Back to top button