Bantuan Kuota Data Internet Masih Sangat Dibutuhkan

BELAJAR: Sejumlah siswa SMPN 2 Kota Bekasi mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI
BELAJAR: Sejumlah siswa SMPN 2 Kota Bekasi mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Bantuan kuota data internet masih sangat dibutuhkan oleh siswa maupun guru di satuan pendidikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) yang masih dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Mereka berharap bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dapat terus diberikan sampai kegiatan di sekolah berjalan normal seperti sedia kala.


Saat ini, Kemendikbudristek masih menyalurkan bantuan kuota data internet setiap tanggal 11 dan 15 pada periode September, Oktober, dan November 2021.

Kepala SDN Jatimekar II Kota Bekasi Burhan mengungkapkan, guru dan siswa di sekolahnya masih menerima bantuan kuota data internet. “Alhamdulillah kami masih menerima bantuan kuota tersebut,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (14/10).


Lebih lanjut dikatakan Burhan, kuota data internet masih sangat dibutuhkan oleh peserta didik maupun tenaga pendidik guna menunjang proses pembelajaran.

“PTMT ini kan guru tetap ngajar offline dan online, jadi bantuannya masih sangat berguna banget bagi siswa dan guru,” ucapnya.

Siswa SMPN 1 Kota Bekasi Heidi Fadhiya Addani mengungkapkan, bahwa bantuan kuota data internet yang diterimanya saat ini masih sangat berguna bagi dirinya dalam proses pembelajaran.

“Masih banyak kegunaannya sampai sekarang, soalnya meskipun PTMT sudah jalan kadang aku harus mengerjakan tugas lain di rumah,” ujarnya.

Menurutnya, guru di sekolah masih memberikan tugas mata pelajaran melalui google class room. Dengan demikian pengerjaannya membutuhkan koneksi internet.

“Guru kadang masih ngasih tugas yang sifatnya online gitu,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh siswa SMAN 4 Kota Bekasi Siti Athifa Maritza. “Masih sangat berguna banget sih, karena kan kita masih ada yang daring,” ucapnya.

Siti-begitu ia disapa- berharap, bantuan kuota data internet ini masih tetap dapat diberikan sampai kegiatan pembelajaran kembali normal. Sehingga kebutuhan kuota data internet tidak terlalu besar. “Aku harap bantuan ini masih bisa terus diberikan, sampai akses internet bisa sedikit berkurang saat pelaksanaan PTM berjalan dengan normal,” pungkasnya. (dew/oke)