Tetap Siapkan Pos Penjagaan Nataru

ILUSTRASI: Penumpang mencari bus di terminal Induk Bekasi, Senin (13/12). Pemerintah Kota Bekasi akan menyiapkan beberapa titik pos penyekatan saat libur Natal dan Tahun Baru. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, MEDANSATRIA– Dinas Perhubungan Kota Bekasi tetap mempersiapkan sejumlah personel untuk proses pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) meski adanya imbauan supaya masyarakat menghindari keramaian di tengah Pandemi Covid-19 selama Nataru.

 


Namun akan disebar di titik mana saja, pihak Dishub Kota Bekasi masih menunggu hasil rapat diantaranya membahas titik-titik posko pemantauan yang akan dilakukan Rabu (15/12) esok. Pembahasan melibatkan TNI, Polisi, Satpol PP dan Dishub serta Dinas Kesehatan  Kota Bekasi.

 


Hal itu dilakukan berdasarkan hasil Zoom meeting beberapa waktu lalu dengan Kementerian Perhubungan dan Polda Metro Jaya. Bahwa Nataru akan di lakukan penjagaan dan pemeriksaan di sejumlah titik jalur keluar masuk Kota Bekasi serta akan di tempatkan pos-pos penjagaan.

 

“Rapat kita lakukan pada Rabu (15/12) besok. Untuk persiapan Nataru 2021-2022. Kita akan rapat besok di Gedung Polres Metro Bekasi Kota yang baru bersama dengan unsur lainya,” ujar

Sekretaris Dishub Kota Bekasi, Karya Sukma Jaya, ditemui di Gedung Bersama Satpol PP dan

Dishub Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (13/12).

 

Ia juga menjelaskan, untuk pos pengamanan ada juga dari petugas kesehatan. Jika pengendara yang akan melakukan mudik tidak memiliki hasil swab test akan dilakukan swab test di pos tersebut. Jika hasilnya positif akan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan yang ada.

 

“Ya selain pemeriksaan persyaratan. Kita akan lakukan pengaturan kendaraan umum dan pribadi. Kemudian, cek dokumen perjalanan harus lengkap sesuai dengan yang dianjurkan pusat. Kita akan melakukan pengawasan pada kendaraan umum dan pribadi. Tapi kendaraan angkutan barang dan sembako itu tidak dilakukan pemeriksaan. Hasilnya tunggu setelah rapat nanti berapa banyak pos dan berapa banyak anggota di satu pos tersebut,” ungkapnya. (pay/one)