RASA Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

BERI SANTUNAN: Ketua Rumah Aspirasi Ade Puspitasari (R. A. S. A), Tarsono Iday, memberikan santunan kepada anak yatim, dalam acara doa bersama, Jumat (14/1) lalu. IST/RADAR BEKASI
BERI SANTUNAN: Ketua Rumah Aspirasi Ade Puspitasari (R. A. S. A), Tarsono Iday, memberikan santunan kepada anak yatim, dalam acara doa bersama, Jumat (14/1) lalu. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Barisan dari pendukung Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari, yakni Rumah Aspirasi Ade Puspitasari (RASA), mengadakan acara doa bersama, serta santunan kepada anak yatim, sebagai bentuk dukungan moril untuk Wali Kota Bekasi non aktif, Rahmat Effendi, yang sedang menjalani ujian berupa kasus dugaan korupsi di KPK.

Kegiatan bertema, ‘Berdoa dan Ikhlas’ berlangsung di kantor Sekretariat RASA, Jalan Pemuda, Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jumat (14/1) lalu, diikuti dan dihadiri oleh jajaran dari pengurus, relawannya, dan para tokoh agama, serta masyarakat di wilayah setempat, dalam rangka doa bersama untuk kebaikan mantan pimpinan Kota Bekasi yang akrab disapa Bang Pepen ini.


“Intinya, untuk mendoakan (Bang Pepen) dan juga Teh Ade, sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, beserta keluarga besarnya,” ucap Ketua RASA, Tarsono Iday, kepada Radar Bekasi, Minggu (16/1).

Menurut Iday, acara yang digagas itu, turut melibatkan anak yatim untuk ikut mendoakan, sekaligus menerima santunan yang diberikan oleh jajarannya.


“Kami ber’doa dan ikhlas, serta berbagi untuk anak yatim di sekitar. Dengan harapan, semoga yang terbaik untuk Bang Pepen, atas ujian yang dialami saat ini. Apa yang kami lakukan, mungkin ada juga dibeberapa tempat atau wilayah lain, karena beliau itu orang baik, sudah pasti banyak juga yang mendoakan,” tuturnya.

Iday menyadari, bahwa terlepas kebaikan Bang Pepen sebagai figur tokoh politik, pasti banyak juga nggak suka, apa lagi berbeda pandangan politik. Oleh sebab itu, melihat kasusnya saat ini, tentu tak lepas pula adanya pihak-pihak yang tak suka dengan beliau.

“Meski demikian, kami tetap menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK, dan biarkan warga masyarakat yang menilai, dan melihat kasusnya. Saya yakin, masyarakat paham dan jeli untuk menelaahnya,” ujar Iday.

“Sekali lagi, kami selalu mendoakan yang terbaik untuk Bang Pepen, Teh Ade, dan keluarga. Semoga dengan ujian ini, mereka diberi kekuatan, tabah, dan tetap diberi kesehatan, serta dilindungi Allah SWT,” harapnya. (mhf)