Harga Daging Ayam Potong Meroket

POTONGIN AYAM: Pedagang sedang memotong-motong ayam untuk dijual ke masyarakat, di Pasar Baru Cikarang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/4). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di bulan suci Ramadan 1443 Hijriyah kali ini, harga daging ayam potong kembali naik tajam (meroket) di Pasar Baru Cikarang, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/4).

Dari informasi yang diperoleh dari pedagang ayam potong di Pasar Baru Cikarang, Ginem (53), kenaikan harga tersebut sudah berlangsung sejak empat hari yang lalu.


Ia mengatakan, sebelumnya untuk daging ayam potong, para pedagang masih menjual seharga Rp 25.000 per kilogram, tapi saat ini sudah menembus harga Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogramnya.

“Kenaikan harga ayam potong ini sudah dari empat hari yang lalu, dan puncaknya naik cukup tinggi, memasuki puasa ini,” ucap Ginem.


Diakuinya, dampak dari tingginya harga daging ayam potong, mengurangi omset penjualan, karena modal belanja pun melonjak cukup tajam.

“Sudah pasti untungnya tipis, yang sebelum ada kenaikan harga, saya bisa dapat untung Rp 300.000, sekarang paling gede Rp 200.000,” bebernya.

Sementara itu, warga Cikarang Utara yang membeli daging ayam potong, Nur (29), sangat menyesalkan kenaikan drastis harga ayam potong . ia menyebutkan, selain ayam potong, harga beberapa komoditas lainnya juga ikut mengalami kenaikan.

“Memang beda dengan harga biasanya. Kalau sekarang, belanja ayam sama cabai, bawang, bumbu saja sih,” ujarnya.

Nur berharap, pemerintah bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasaran, khususnya di bulan Ramadan, dan saat menjelang hari raya Idul Fitri. (pra)