Wadah Belajar Ragam Bahasa

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komunitas Fakta Bahasa Bekasi, menjadi wadah pelajar mahasiswa hingga masyarakat umum usia 13 hingga 30 tahun untuk belajar bahasa asing dan daerah di Kota Bekasi.

Komunitas yang didirikan tahun 2013 oleh founder Fakta Bahasa, Erlangga Greschinov, bermula dari anak muda yang tertarik bahasa asing namun tidak ada platform sebagai media belajar.


“Karena kita pikir kurang ada platform untuk belajar bahasa asing, makanya kita buat platform sendiri buat belajar bareng“ ucap Arya Baskara, Tutor Club bahasa Esperanto dan bahasa Belanda.

Fakta Bahasa sendiri pertama didirikan di Kota Bandung dan Jabodetabek lalu menyebar ke berbagai daerah seperti Jogjakarta, Pekanbaru, Solo, Medan dan Makassar.


Di kota Bekasi sendiri, Fakta Bahasa sudah memiliki lebih dari 50 anggota, yang belajar bahasa sesuai minat mereka.Di komunitas ini terdapat 13 jenis bahasa baik bahasa asing maupun bahasa daerah, bahasa-bahasa tersebut yaitu Inggris, Prancis, Spanyol, Belanda, Jerman, Turki, Arab, Thailand, Mandarin, Korea, Jepang, Jawa, dan Esperanto. “Untuk sekarang ada sekitar lima puluhan yang aktif di Fakta Bahasa Bekasi,” jelasnya.

Menurut Arya belajar bahasa itu penting untuk anak-anak agar dapat membuka kesempatan di negara-negara asing, dan bukan hanya terpaku dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pemersatu. ”Anak harus belajar bahasa asing karena globalisasi, untuk membuka pintu kesempatan bagi anak muda untuk belajar bahasa asing, yang tidak terpaku hanya di bahasa inggris saja,”pungkasnya.

Sementara, Koordinator Teknologi, Komunitas dan Media di Fakta Bahasa Bekasi, Farah mengatakan untuk sistem belajar dilakukan dengan penjelasan, share materi, listening, game, yang di setiap bahasa mempunyai tutor klub masing-masing. Komunitas ini juga memiliki kegiatan outdoor selain belajar di dalam ruangan seperti FaBa Explore, FaBa Bukber, dan lain-lain. Namun karena masa pandemi kegiatan outdoor sedikit dikurangi.

Fakta Bahasa Bekasi tidak memiliki syarat khusus untuk bergabung. Namun calon anggota berusia 13-30 tahun, memiliki minat belajar bahasa asing dan bahasa daerah. Dengan syarat itu warga Bekasi sudah bisa bergabung ke komunitas. (mg6/mg5).