Sekolah Bentuk Panitia PPDB

RAPAT: Sejumlah guru SMAN 1 Sukakarya rapat pelaksanaan PPDB. Sekolah mulai membentuk kepanitiaan PPDB. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pendaftaran sekolah tingkat SMA/SMK/sederajat akan dimulai bulan depan. Sebagai persiapan, sekolah membentuk panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023.


Berdasarkan petunjuk teknis, PPDB tahap pertama akan dimulai pada 6 – 10 Juni 2022. Pada tanggal tersebut akan dibuka pendaftaran jalur Afirmasi, Perpindahan Tugas Orangtua atau Wali dan Prestasi untuk tingkat SMA.

Sementara untuk tingkat SMK akan dibuka jalur Afirmasi, Prioritas Terdekat, Perpindahan Tugas Orangtua atau Wali, Prestasi Kejuaraan. Kemudian untuk tahap kedua akan dibuka jalur Zonasi dan Nilai Rapor pada 23 – 30 Juni 2022.


Pada jenjang SMA, kuota jalur Zonasi 50 persen, Prestasi 25 persen, Afirmasi 20 persen, dan Perpindahan Tugas Orangtua atau Wali 5 persen. Sedangkan tingkat SMK,  jalur Prestasi Rapor 60 persen, Afirmasi 20 persen, Prioritas Terdekat 10 persen, Prestasi Kejuaraan 5 persen dan Perpindahan Tugas Orangtua atau Wali 5 persen.

Adapun perbedaan jalur Afirmasi pada PPDB tahun ini baik pada tingkat SMA maupun SMK, kuota 20 persen terbagi menjadi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) 12 persen, Anak Berkebutuhan Khusus 3 persen dan Kondisi Tertentu 5 persen.

Kepala SMKN 1 Cikarang Selatan Nopriandi mengatakan, pihaknya sedang membentuk tim panitia PPDB tahun ajaran 2022-2023. Terdiri dari tim teknisi, humas, dan layanan pengaduan.

“Yang inti adalah tim teknisi dan humas, karena itu yang sangat dibutuhkan. Pembentukan tim panitia ini sudah hampir rampung dan kami akan melakukan proses berikutnya yaitu sosialisasi,” ucapnya kepada Radar Bekasi, Senin (16/5).

Sosialisasi PPDB harus segera dilakukan. Pasalnya, sudah banyak orangtua atau wali murid calon siswa yang datang ke sekolah menanyakan informasi PPDB.

“Sosialisasi akan segera kami lakukan, karena memang sudah ada beberapa orangtua atau masyarakat yang hadir ke sekolah untuk menanyakan informasi PPDB,” kata Nopriandi.

Meskipun seluruh proses pelaksanaan PPDB tahun ini akan dilakukan secara online atau daring, pihaknya akan tetap melakukan persiapan terkait protokol kesehatan (prokes) di sekolah.

“Semua pelaksanaan PPDB dilaksanakan secara daring atau online, sama seperti tahun lalu. Tapi untuk mengantisipasi adanya kerumunan masyarakat saat PPDB nanti, kami tetap menerapkan kesiapan prokes di sekolah,” ujarnya.

Hal senada dikatakan oleh Kepala SMAN 1 Sukakarya Acep Hadi. Dirinya mengatakan, pihaknya telah merampungkan pembentukan tim PPDB.

“Sekolah kami baru saja merampungkan pembentukan tim PPDB dan tahap selanjutnya kami sedang menjadwalkan sosialisasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Sama seperti di sekolah lain, beberapa orangtua calon siswa dan masyarakat sudah terlihat datang ke sekolah untuk mengetahui informasi terkait pelaksanaan PPDB.

“Tahap sosialisasi memang akan kami lakukan secepatnya, karena sudah banyak orangtua yang hadir dan menanyakan terkait informasi PPDB, karena banyak orangtua yang takut tertinggal proses pelaksanaan PPDB nya,” katanya. Pihak sekolah akan berusaha untuk memberikan informasi secara jelas kepada orangtua calon siswa terkait PPDB tahun ajaran 2022/2023. (dew)