ANBK Jenjang SMP Dimulai September, Sekolah Sediakan Buku dan Beri Bimbingan bagi Siswa

ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMPN 2 Kota Bekasi saat mengikuti ANBK 2021. ANBK 2022 jenjang SMP akan dimulai September mendatang. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2022 jenjang SMP akan dimulai September mendatang. Persiapan sudah dilakukan oleh satuan pendidikan.


Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKK) SMP Kota Bekasi Muktia Wahyudi menyampaikan, seluruh SMP di Kota Bekasi melaksanakan ANBK di masing-masing sekolah pada September 2022. Jadwal maupun tahapan ANBK 2022 sudah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (lihat grafis).

Dalam teknis pelaksanaan ANBK 2022, lelaki yang juga kepala SMPN 1 Kota Bekasi ini menjelaskan, terdapat tim pelaksana asesmen nasional yang melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan ANBK.


“Dikarenakan ANBK 2022 diadakan masih dalam keadaan pandemi Covid-19, jadi tiap-tiap petugas memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan protokol kesehatan saat berjalannya ANBK,” imbuh Muktia kepada Radar Bekasi, Rabu (3/8).

Sementara, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMPN 2 Kota Bekasi Lien Erwiyati menambahkan, Kemendikbudristek bakal menunjuk siswa kelas 8 di setiap sekolah sebagai peserta ANBK kurang lebih 40 orang dan lima siswa cadangan. Pemilihan siswa dilakukan secara acak.

“Walaupun ANBK ini juga istilahnya sebagai rapor sekolah, kita sendiri dari pihak sekolah gak bisa milih siapa yang bisa ikut ANBK ini. Jadi siswa dipilih secara acak dari pihak Kemendikbudristek,” ungkap Lien.

Menurutnya, pihak sekolah hanya dapat mempersiapkan para siswanya untuk mempelajari dan mengerjakan soal-soal yang sekiranya nanti akan keluar pada saat ANBK.

SMPN 2 Kota Bekasi memfasilitasi para siswa kelas 8 yang nantinya akan ikut ANBK dengan menyediakan buku-buku tentang asesmen dan memberikan bimbingan.

“Semua siswa kelas 8 itu kita ajarin tentang asesmen itu, dan bukunya juga bisa dipinjam di perpustakaan yang kita sediakan secara gratis,” ujar Lien.

Ia menjelaskan, nantinya untuk nama-nama siswa kelas 8 yang mengikuti asesmen telah keluar, maka pihak sekolah akan memberikan pelatihan secara intensif agar mendapatkan hasil yang maksimal. Lalu, untuk siswa yang tidak terpilih tidak ada pengaruhnya dengan nilai atau apapun dan dapat menjalankan kegiatan pembelajaran seperti biasanya.

Disamping memfokuskan untuk kesiapan para siswanya, SMPN 2 Kota Bekasi juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti dua ruangan lab komputer yang nantinya akan dipakai untuk keberlangsungan ANBK yang tentunya diperhatikan kebersihan ruangannya dengan disemprotkan disinfektan dan juga pada saat proses ANBK dimulai para pengawas tetap selalu memperhatikan protokol kesehatan.

“Proses ANBK ini kan seperti proses UN ya, jadi nanti pas ANBK biasanya satu ruangan ada pengawasnya biasanya terdiri dari satu atau dua orang dari sekolah yang berbeda,” pungkasnya. (cr1)