Berita UtamaOlahraga

KONI Mulai Verifikasi Cabor

Petakan Target Porda

KONI
PRESENTASI: Pengurus cabang olahraga Atletik (kiri) ketika menjalani verifikasi di ruang Binpres, KONI Kabupaten Bekasi, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan.DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Guna memastikan target Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2022, sejumlah cabang olahraga jalani tahapan verifikasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi.

Verifikasi dilakukan secara bertahap di ruang bidang pembinaan dan prestasi (Binpres) KONI, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan mulai 27 Januari hingga 5 Februari 2020.

Hasil verifikasi, menjadi salah satu acuan target meraih juara umum pada ajang olahraga multievent empat tahunan 2022 nanti.

Wakil Ketua Umum Binpres KONI Kabupaten Bekasi, Batong Sulaeman menyatakan, hasil presentasi cabor terkait target Porda menjadi ukuran.

”Kita akan melihat sejauh mana potensi medali emas, dari tiap atlet yang dimiliki masing-masing cabor. Selanjutnya, bagaimana strategi yang akan dihadapi kedepan untuk mencapai target juara,” ujarnya saat ditemui Radar Bekasi, di KONI Kabupaten Bekasi, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (27/1).

Batong–sapaan akrabnya–menjelaskan bahwa pada tahapan verifikasi, melihat atlet potensial yang dimiliki pada tahun 2020, serta raihan Porda 2018 lalu.
Untuk hari pertama verifikasi, kata dia, sebanyak lima cabor dipanggil. Pertama anggar, atletik, aeromodeling, gantole dan paralayang.
”Baru lima yang kita panggil. Masih ada 50 cabor lebih lagi yang akan kita lihat. Karena belum semuanya, jadi belum bisa kita lihat presentasi, berapa yang akan kita peroleh di Porda nanti,” katanya.

Hasil pemanggilan lima cabor, pihaknya melihat peluang medali yang cukup signifikan. Sehingga pihaknya memungkinkan menambah target medali pada Porda 2022 nanti. ”Tapi yang pasti, hasil maksimalnya akan terlihat nanti setelah selesai verifikasi. Kita belum bisa buka dulu datanya,” imbuhnya.

Dia menambahkan, verifikasi dilaksanakan mulai pukul 13.00. Setiap cabor yang dipanggil, wajib menyampaikan jumlah atlet binaan berdasarkan Surat Keputusan (SK) KONI dan data atlet potensial.

”Kita tidak memberikan batas waktu setiap cabor yang kita verifikasi. Sepenuhnya, kita bedah sampai benar-benar realistis dengan target yang akan di capai Cabor,” tukasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button