Ramadan

Meraih Kemenangan Menggapai Derajat Taqwa

Oleh : M. Shalahuddin, S.S.I, M.Pd - Kepala SDIT Nurul Fajri /Ketua MUI Cikarang Barat

RADARBEKASI.ID, BEKASI – 30 hari telah kita lalui bersama dalam madrasah Ramadhan. Ramadhan telah mengajarkan kepada kita bagaimana menjadi insan yang “tattaqun”. Allah berfirman dengan “la’allakum tattaquun”, “agar kalian senantiasa bertakwa”. Lebih bermakna dengan tafsiran “agar kalian konsisten dengan perilaku taqwa”. Dengan puasa sebulan penuh, manusia beriman terbiasa dengan konsistensi taqwa. Konsistensi taqwa inilah nilai terpenting yang patut diraih oleh orang-orang yang beriman dengan media puasanya. Itu sebabnya mengapa ayat ini tidak diakhiri dengan “li takuunul muttaqiin” ; “agar kalian menjadi orang yang bertaqwa”, namun dengan “la’allakum tattaqun”. Maksudnya agar orang-orang yang berpuasa mampu untuk terus menerus memperbarui kualitas taqwa-nya baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan. Sehingga Ramadhan tidak dijadikan musim taqwa yang menghasilkan pribadi-pribadi taqwa musiman, namun justru ketaqwaannya semakin meningkat.

Dr. Muhammad Bakr Ismail, dosen Tafsir dan Ulumul Qur’an di Universitas Al-Azhar Kairo menjelaskan : Kalau saja taqwa menjadi lifestyle niscaya mukmin itu tidak akan pernah “bangkrut”, karena setiap kebaikan yang dia kerjakan atas dasar taqwa akan mendapatkan pahala dari sisi Allah, pahala tersebut akan menghapus jejak keburukan yang pernah dikerjakannya.

Puasa mengajarkan pelakunya untuk peduli terhadap sesama, puasa yang diiringi oleh taqwa mengajarkan betapa kedermawanan itu menjadi ciri khas orang beriman. Maka di penghujung Ramadhan, Allah perintahkan setiap diri menyisihkan zakat fitrah untuk mengikis keegoan diri, membersihkan jiwa, dan menyempurnakan ibadah puasa. Tidak boleh ada kelaparan pada hari yang Fitri ini, tidak ada air mata yang jatuh karena lambung para fuqara dan masakin merintih dalam lapar dan dahaga, semua insan harus dalam jaminan kebahagiaan dan keceriaan. Kebahagiaan karena lulus dari madrasah Ramadhan dengan predikat sarjana Muttaqin. Dan itulah sejatinya Kemenangan bagi orang-orang yang beriman.

‘Idul Fitri adalah bentuk kemenangan bagi orang-orang yang melakukan puasa dengan sebaik-baiknya. Untuk menyambut kemenangan itu, seorang Muslim lantas menyuarakan takbir, “Allahu Akbar”.

Di hari raya ‘Idul Fitri ini Semoga Allah SWT memberikan jaminan bagi kita semua meraih kemenangan serta menggapai derajat Muttaqin, dan memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya untuk dapat menjumpai Ramadhan di tahun yang akan datang. Aamiin Aamiin Ya Robbal ‘aalamiin. Taqabballaahu Minna Wa Minkum Taqobbalallahu Yaa Karim.Wa Kullu ‘Aam Wa Antum Bi Khairin. (*)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button