BEKACITIZENOpini

Dosen Seni Rupa Unj Sumbang Rancangan Logo untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat

Oleh: Indro Moerdisuroso

Indro Moerdisuroso

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Lembaga pemberdayaan masyarakat umumnya kurang memperhatikan perancangan logo lembaganya. Logo dibuat sekedar berupa kumpulan gambar dan tulisan yang dianggap sudah mewakili filosofi tertentu. Fungsi lain dan ciri visual logo diabaikan. Yang terlihat kemudian berupa susunan gambar dan tulisan yang rumit, kurang selaras, dan sulit diingat. Kenyataan ini memotivasi dosen seni rupa UNJ Indro Moerdisuroso, Zaitun Y.A. Kherid dan tiga mahasiswanya Kansa Nindyaswari, M. Irfan Efendi, dan Ardian Rukmana Putra untuk membuatkan logo untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Karya Ummat di Cengkareng, Jakarta Barat.

“Logo PKBM selama ini memakai logo Yayasan Karya Ummat. Saya senang sekali UNJ membuatkan logo PKBM. Jadi orang bisa membedakan PKBM dengan yayasan sebagai pemilik” ujar Nurhikmah, Ketua PKBM Karya Ummat. Proses perancangan logo memang didasari riset karakteristik PKBM, dan studi literatur tentang karakateristik identitas visual untuk community center. Melalui riset ini dihasilkan rumusan konsep kreatif logo, yaitu difokuskan pada simbol Program Pendidikan Penyetaraan (Paket A, B, C) sebagai salah satu kegiatan PKBM, menampilkan sejumlah figur anak dalam bentuk ringkas, dan menghadirkan sejumlah warna komplementer untuk mencerminkan suasana gembira. Konsep kreatif ini selanjutnya diturunkan ke dalam konsep visual, yaitu tampilan sejumlah outline anak setara SD, SMP, SMA dari bentuk dasar lingkaran yang saling terkait. Warna garis setiap figur mewakili warna seragam sekolah sesuai tingkatannya. Teks PKBM setiap hurufnya diisi warna saling berbeda. Dan teks Karya Ummat diisi warna biru sesuai warna logo Yayasan untuk menunjukkan keterkaitan PKBM dengan yayasan. Konsep visual selanjutnya dieksplorasi oleh tim perancang menjadi puluhan alternatif bentuk logo. Setelah diseleksi menjadi empat alternatif, kemudian dipresentasikan ke pimpinan PKBM untuk dipilih salah satu. Logo terpilih selanjutnya difinalisasi menjadi finished artwork.

Rancangan logo PKBM Karya Ummat sumbangan dosen seni rupa UNJ

Pimpinan PKBM menyatakan cocok dan puas dengan logo baru ini, dan ingin memasangnya di papan nama. Tim UNJ kemudian mengeksekusi logo baru ke dalam neon sign. Selain itu juga membuatkan stationary, antara kop surat, stempel, kartu nama. Sumbangan logo dan perangkat stationary ini diharapkan dapat lebih memotivasi pengurus PKBM untuk lebih meningkatkan semangat kerja dan kualitas manajamennya. Dengan demikian masyarakat bukan hanya melihat logo PKBM yang lebih representatif, tetapi juga merasakan peningkatan kualitas programnya.

Related Articles

Back to top button