Siswa Wajib Tes Swab Mandiri

UJIAN: Siswa SMAN 1 Babelan mengerjakan soal saat mengikuti US secara tatap muka pada hari pertama, Senin (21/3). YUNIA TRIYAWATI/MAGANG RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – SMAN 1 Babelan melaksanakan ujian sekolah (US) tahun ajaran 2021/2022 secara tatap muka. Ujian berlangsung mulai kemarin, Senin sampai Sabtu (21-26/3).

Ujian yang diikuti 408 siswa kelas 12 jurusan IPA dan IPS dimulai pukul 07.30 – 13.15 WIB. Guna mencegah penularan Covid-19, pihak sekolah yang berlokasi di wilayah Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.


Seperti tempat duduk diberi jarak, disediakan hand sanitizer pada tiap ruangan, kapasitas kelas hanya 50 persen dan wajib menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah. Sebelum masuk kelas, seluruh siswa dicek suhu oleh petugas kesehatan sekolah dan mencuci tangan.

Guru SMAN 1 Babelan Uun Unaeti mengatakan, seluruh siswa kelas 12 dan guru yang bertugas dalam melaksanakan US wajib tes swab mandiri seminggu sebelum pelaksanaan.


“Seluruh siswa dan seluruh perangkat sekolah wajib tes swab mandiri. Untuk siswa yang terpapar silakan tes swab gratis di Puskesmas Babelan, namun bagi yang tes swab mandiri tentu tidak gratis,” ujar Uun, Senin (21/3).

Bagi siswa yang terpapar setelah melakukan tes swab, maka diperbolehkan melakukan ujian di rumah namun tetap diawasi oleh seorang pengawas. Dan jika ada siswa yang berhalangan hadir dengan alasan lain, pihak sekolah mengadakan ujian susulan setelah US berakhir.

Dalam pelaksanaannya, US dilakukan di sekolah secara tatap muka namun mengerjakan soal ujian secara daring melalui smartphone masing-masing peserta didik.

“US ini tatap muka dengan hp masing-masing secara online, tujuannya membantu siswa akan kuota dan jaringan internet, karna di sekolah kan ada wifi,” jelasnya.

Pelaksanaan US tahun ini sudah dapat dilaksanakan di sekolah. Untuk itu sekolah sudah maksimal mempersiapkannya seperti mengadakan sosialisasi dengan siswa, orangtua atau wali murid, satgas Covid-19 dan kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 3 Provinsi Jawa Barat. (mg3)