Praktik Pengalaman Lapangan SMAIT Nurul Fajri

Fahmi Hasanudin, S.Pd (Guru Matematika SMAIT Nurul Fajri)

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Era digitalisasi telah menyebabkan keterbukaan kompetensi dalam hal kualitas mutu pendidikan. Hal ini sangat mempengaruhi kualitas diri setiap individual. Oleh karena itu, lembaga pendidikan dituntut untuk melakukan berbagai inovasi dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di satuan pendidikan masing-masing. Hal ini tidak lepas dari peran tenaga pendidik dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.

Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Nurul Fajri sebagai Satuan Pendidikan memiliki posisi yang sangatlah penting, karena mempunyai peran besar dalam pengembangan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini dikarenakan kondisi riil SMAIT Nurul Fajri yang berada di lingkungan penduduk yang padat dengan tingkat perkembangan daerah yang pesat. Selain itu, dari proses pembelajaran  di SMAIT Nurul Fajri menghasilkan  peserta didik yang berpotensi dan berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Maka dari itu SMAIT Nurul Fajri mengadakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai syarat kelulusan Siswa/I SMAIT Nurul Fajri.


Kegiatan praktik pengalaman lapangan (PPL) diadakan dengan harapan agar para siswa dan siswi SMAIT Nurul Fajri menjadi siswa yang unggul sebagaimana visi SIT Nurul Fajri dan memiliki life skill yang mumpuni dalam pengalaman yang actual tentang pelaksanaan proses pembelajaran atau kegiatan kependidikan yang lainnya, sehingga dapat digunakan sebagai bekal untuk membentuk keterampilan dalam mengajar yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan dan keberanian. Dan hal ini sejalan dengan hadist nabi “sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang belajar AL-Quran dan mengajarkannya” (H.R Bukhari).

Selama pelaksanaan PPL disekolah, para siswa dan siswi kelas XII diberikan tugas mengajar di tingkat satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di lingkungan Sekiolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fajri.


Tahap awal dalam kegiatan PPL tersebut adalah para peserta PPL terlebih dahulu melakukan  kegiatan observasi kelas, memberi materi dan memberi motivasi pada peserta didik selama proses belajar mengajar diruang kelas. Observasi ini bertujuan agar para peserta PPL dapat mengetahui kegiatan belajar mengajar dari awal sampai akhir. Dan mengetahui hambatan-hambatan yang ada selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung sehingga para peserta PPL  dapat mengatasi dan berusaha belajar dengan maksimal. Selama kegiatan praktik belajar mengajar berlangsung setiap peserta PPL didampingi oleh  wali kelas sebagai pembimbing.

Sebelum mengajar para peserta PPL harus membuat materi yang sesuai dengan kurikulum dan menyiapkan media pembelajaran yang sesuai yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. Setiap selesai mengajar para peserta PPL  diberi masukan dan komentar oleh guru pembimbing untuk perbaikan dalam proses belajar mengajar berikutnya. Semoga kegiatan parktik pengalaman lapangan (PPL) memiliki kesan dan pesan yang bermanfaat bagi para peserta PPL di masa yang akan datang. (*)