Anggota Klub Sepatu Roda GWIS Bekasi Tetap Latihan Selama Ramadan

Anggota klub GWIS Bekasi foto bersama dengan pelatih dan ketua klub. EKO ISKANDAR/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota Klub sepatu roda Grand Wisata Inline Skate (GWIS) Bekasi tetap latihan selama bulan suci Ramadan 1443 Hijriah. Latihan dilaksanakan di International Skating Arena Grand Wisata Desa Lambangsari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Pada Minggu (24/4/2022) sore, sejumlah anggota klub sepatu roda yang berusia pelajar nampak menjalani latihan di sirkuit berstandar internasional tersebut. Dengan peralatan lengkap, mereka terlihat kompak mengenakan seragam berwarna biru hitam bertuliskan GWIS pada bagian dada.


“Selama bulan puasa itu kita latihan fisiknya lebih ke endurance (daya tahan). Kita nggak mengurangi volume latihan, jadi puasa bukan alasan,” ujar Kepala Pelatih Grand Wisata Inline Skate Bekasi Satria Darmawan saat ditemui seusai latihan.

Anggota klub yang menjalani latihan di International Skating Arena Grand Wisata terbagi menjadi dua kelompok yakni speed dan beginner. Pada kelompok speed¸ latihan sepatu roda dilakukan pada Rabu, Sabtu, dan Minggu dan Jumat latihan fisik.


Sedangkan kelompok beginner, latihan dilakukan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Adapun waktu latihan yang berlangsung selama dua jam itu dimulai pukul 16.00 WIB.

“Disini terbagi menjadi dua kelompok, speed dan beginner. Kelompok speed ini memang dipersiapkan untuk kejuaraan nasional. Jadi mereka selama puasa latihannya justru meningkat volumenya, biasanya kita main mentok di 50 lap, puasa ini kita bisa sampai mentok 180 lap,” tutur Satria.

Menurut atlet sepatu roda itu, anggota klub rutin menjalani latihan setiap bulan puasa. Dikatakannya, puasa Ramadan tidak berpengaruh terhadap tenaga seseorang.

“Puasa bukan pengaruh ke tenaga. Melainkan mood mereka. Jadi kayak ngerasa puasa nih belum makan jadi lemas, padahal sebenarnya mereka nggak lemas,” ucapnya.

“Jadi kalau yang sudah bisa, ya mereka biasa-biasa saja. Yang masih baru-baru ngeluh,” imbuhnya.

Latihan ini juga dilakukan sebagai salah satu persiapan untuk mengikuti kejuaraan sepatu roda bertajuk Solo Open yang akan berlangsung pada Juni mendatang. Ia memperkirakan, seluruh tim berjumlah 100 orang akan terjun dalam kejuaraan tersebut.

“Event Solo Open bulan Juni, ini (latihan,Red) salah satu persiapan. Ketika  setelah Lebaran nanti mulai intensitas tinggi, jadi mereka main sprin-sprintnya banyak,” ucapnya.

Sementara, Ketua Klub GWIS Bekasi Budi Nur Yaenudin mengatakan, saat ini anggota Grand Wisata Inline Skate (GWIS) Bekasi berjumlah 160 orang lebih. Dirinya akan terus berupaya untuk mencari anggota-anggota baru guna mencetak atlet sepatu roda.

“Member Grand Wisata Inline Skate mulai dari anak-anak usia 3 tahun sampai kuliah. Orangtua juga ada kelasnya, khususnya di hari minggu latihannya,” ujarnya.

Lebih lanjut menurut Budi, olahraga sepatu roda memiliki beragam manfaat kesehatan. Selain itu, tak kalah penting dapat menghindari kecanduan gadget bagi anak-anak.

“Kalau anak-anak sudah bermain sepatu roda, mereka pasti mengajak orantuanya untuk ikuti latihan,” ujarnya. (oke)