Pendidikan

Mempelajari Teknologi Penunjang Kesehatan

Radarbekasi.id – Kesukaannya terhadap mata pelajaran Fisika dan Biologi saat masih sekolah jadi alasan utama Nafis (21) memilih jurusan kuliah yang ia sedang jalani saat ini. Pemuda bernama lengkap Anas Nafis Almustofa ini merupakan mahasiswa program studi Teknik Biomedis, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Karena dari waktu masih di bangku sekolah dulu saya suka sama mata pelajaran Fisika dan Biologi, terus saya dapet kesempatan untuk daftar lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) saya pertimbangkan semua kemungkinan dan jurusan ini yang paling besar kesempatan lolosnya. Bersyukur beneran dapet,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Selasa (28/7/).

Pemuda yang tinggal di daerah Wisma Asri, Bekasi Utara ini menjelaskan tentang apa yang dirinya pelajari pada jurusannya tersebut.

“Teknik Biomedis itu sebenernya banyak cabangnya. Kalo di kampus saya (ITB,Red) fokusnya ke elektromedis dan digital healthcare. Singkatnya, belajar tentang sistem engineering dan peralatan yang berkaitan dengan tubuh manusia,” jelasnya.

Nafis sangat menikmati kuliahnya. Ia tidak menganggap segala hal baru yang menjadi tugas sebagai sebuah beban, tetapi sebuah tantangan yang akhirnya bisa menjadi ilmu baru bagi dirinya.

“Senangnya di jurusan ini tuh selalu dapat hal yang menantang keinginan saya untuk mencoba. Biasanya di akhir kuliah dikasih tugas besar kayak harus bikin program atau alat-alat, nah dari proses pengerjaan tugas ini biasanya dapet skill dan ilmu baru yang gak di dapet kalo belajar di kelas. Pernah buat prototype inkubator bayi dan jadi bisa implementasikan teori yang udah dipelajari selama di kelas,” ungkapnya.

Meski menikmati kuliahnya, pemuda yang punya hobi Taekwondo ini mengaku, menemui kendala seperti sulit memahami materi yang disampaikan karena penyampaiannya terkadang terlalu cepat. Untuk bisa mengatasi kendala tersebut dirinya sebisa mungkin untuk selalu mengeksplor sendiri ilmu yang ia dapat dengan ikut lomba, magang, workshop, dan lain sebagainya agar bisa mendapat exposure lebih tentang ilmu dan kemampuan yang diperlukan dalam bidang teknik biomedis.

Setelah lulus sarjana nanti, jika ada kesempatan dirinya punya keinginan untuk memperdalam ilmu dengan mengambil program pasca sarjana di luar negeri. Karena menurutnya teknik biomedis sangat penting perannya untuk membantu dunia medis.

“Dengan adanya teknologi yang mutakhir harapannya tenaga medis bisa terbantu dan kesehatan masyarakat akan meningkat. Di masa pandemi ini teknik biomedis diharapkan bisa mengatasi masalah-masalah melalui pendekatan teknologi,” pungkas mahasiswa yang saat ini sedang mengembangkan software deteksi Covid-19 bersama dosennya tersebut. (mg-1)

Close