Pendidikan

Kunjungan KPAI ke Kota Bekasi Sampaikan Tiga Poin Penting

KPAI
SERAHKAN BERKAS: Asisten Daerah II Kota Bekasi Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sudarsono (tiga dari kanan) menyerahkan berkas kepada Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti (tiga dari kiri) terkait koordinasi permohonan fasilitas pengawasan kesiapan infrastruktur sekolah dalam menghadapi adaptasi kehidupan baru di Kota Bekasi, dan persiapan serta pemenuhan hak anak dalam hal pendidikan. Istimewa

Radarbekasi.id – Pemerintah Kota Bekasi mendapat kunjungan Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti. Kunjungan ini terkait penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah pada masa pandemi Covid-19.

Menurut Asisten Daerah II Kota Bekasi Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sudarsono, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti telah mengunjungi kantor Dinas Pendidikan, Kamis (13/8). Dalam kunjungan itu, KPAI menyampaikan tiga poin penting terkait KBM secara tatap muka.
Yakni mengenai hak anak untuk hidup, hak anak dalam kesehatan dan hak anak untuk pendidikan. “Itu akan menjadi bahan pegangan kami untuk melakukan kesiapan kembali pembelajaran tatap muka,” ujar Sudarsono, kepada Radar Bekasi.

Lebih lanjut dikatakannya, KPAI akan memberikan pengawasan dan melakukan penyelidikan terkait simulasi KBM yang sudah dilakukan oleh sekolah yang menjadi role model.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar menambahkan, kunjungan KPAI meninjau secara langsung kesiapan pembelajaran tatap muka di sekolah Kota Bekasi pada masa pandemi.

“KPAI berkunjung ke dinas pendidikan untuk menanyakan terkait simulasi yang sempat kita laksanakan beberapa waktu yang lalu, juga melihat sejumlah sekolah yang menjadi role model kemarin,” kata Uu.
Dalam kesempatan itu, Uu menyampaikan ke KPAI bahwa surat terkait pelaksanaan KBM tatap muka di Kota Bekasi yang disampaikan kepada Kemendikbud sudah dibalas.

“Sudah mendapatkan balasan, mereka hanya menyampaikan apresiasinya kepada Kota Bekasi karena telah melakukan inovasi simulasi role model pembelajaran tatap muka yang kita laksanakan tiga hari kemarin,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button