Cikarang

Usai Lebaran, DCKTR Janji Kebut Pembangunan

JEMBATAN GANTUNG : Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi jembatan gantung yang berada di atas tanggul Situ Cibeureum, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (3/5). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di tengah pandemi Covid-19 ini, proses pembangunan di Kabupaten Bekasi belum ada yang terealisasi, walaupun sudah memasuki semeter kedua 2021

Sehingga, masyarakat tidak dapat merasakan program yang sudah ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Hal ini menunjukkan sinkronisasi program Pemerintah Pusat dengan Pemkab Bekasi, tidak berjalan. Seperti yang telah disampaikan Presiden Jokowi Widodo dalam pidatonya melalui teleconference, dan mengingatkan seluruh provinsi, kota/kabupaten, agara belanja daerah harus disegerakan, khususnya pembangunan infrastruktur sehingga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat. Sehingga, keuangan daerah berputar dan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Menanggpai hal itu, Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha menuturkan, saat ini pihaknya baru melakukan penyekatan ruang kerja dan perapihan di internal mengenai pembagian tugas. Sebab, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKCTR, belum lama terbentuk setelah terjadinya perampingan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

“DKTR baru melakukan penyekatan ruang kerja, termasuk ruang rapat untuk melakukan koordinasi dengan para birokrat,” ucap Iman, Senin (3/5).

Menurutnya, tempat kerja dan ruang rapat yang nyaman akan mempengaruhi kinerja untuk memaksimalkan tercapainya sejumlah program kerja yang sudah direncanakan.

“Memang untuk DKCTR, sedang dilakukan penataan ruang kerja, mulai dari ruang kerja kepala dinas hingga sekretariat,” bebernya.

Lanjut Iman, DKCTR saat ini lebih difokuskan untuk membangun sarana prasarana pendidikan dari aspek infrastruktur atau pada bidang kontruksi. Rencananya, tahun ini ada beberapa sekolah yang akan diperbaiki. Baik untuk pembangun secara total, perbaikan sedang, dan penambahan ruang kelas.

“Untuk realisasi pembangunan akan dimulai setelah lebaran. Dan kami akan maksimalkan pembanguna infrastruktur,” terang Iman. (and)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button