Bekasique, Aplikasi Buatan Pelajar Bekasi Sediakan Informasi Fasilitas Pendidikan hingga Fitur Chat

BUAT APLIKASI: Pelajar menyelesaikan pembuatan aplikasi Bekasique di SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi, Selasa (5/10). Aplikasi yang dirancang oleh pelajar kelas 12 itu guna memberikan kemudahan informasi kepada warga tentang sekolah di Kota dan Kabupaten Bekasi, kuliner, budaya serta lokasi wisata yang dilengkapi fitur chat. ARIESANT/RADAR BEKASI
BUAT APLIKASI: Pelajar menyelesaikan pembuatan aplikasi Bekasique di SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi, Selasa (5/10). Aplikasi yang dirancang oleh pelajar kelas 12 itu guna memberikan kemudahan informasi kepada warga tentang sekolah di Kota dan Kabupaten Bekasi, kuliner, budaya serta lokasi wisata yang dilengkapi fitur chat. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Johan (17), pelajar SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi (TELS) ini berhasil membuat aplikasi yang dinamai “Bekasique”. Aplikasi tersebut dirancang bersama teman sekolahnya sesama jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)  yang tergabung dalam ekstrakurikuler Syntax Community.

Bekasique memungkinkan pengguna mendapatkan informasi seputaran Bekasi seperti tentang fasilitas umum dan keagamaan, fasilitas pendidikan dan kesehatan, lokasi wisata dan restoran, pengetahuan seputar budaya, berita terkini seputar Bekasi, serta fitur komunikasi antar pengguna atau chat.


Aplikasi tersebut sengaja dirancang untuk menambah pengetahuan masyarakat luas tentang seputaran Bekasi serta memudahkan melakukan komunikasi jarak jauh dengan gawai.

“Kita ingin masyarakat di luar Bekasi, bisa mengenal Bekasi melalui aplikasi ini. Jadi pengunjung dari Bekasi dapat mengakses dengan mudah tempat makan ataupun tempat ibadah yang ada di Bekasi,” ujar siswa kelas 12 ini.


Aplikasi yang dirancang sejak 11 November 2020 itu baru diluncurkan pada akhir September lalu. “Aplikasi ini rilis pada 27 September 2021,” ujar Johan.

Aplikasi itu sudah dapat gunakan, namun belum dapat diunduh di google play store karena masih dalam proses. Sehingga masyarakat umum belum bisa menggunakan aplikasi karya pelajar ini.

Johan berharap, kedepannya dapat menghadirkan hal-hal baru kepada masyarakat melalui karya. “Kita berharap ada hal baru yang bisa dipersembahkan kembali untuk masyarakat, kami ingin sebagai generasi muda bisa bermanfaat untuk negara dan khususnya daerah kami,” pungkasnya. (dew)