Penekanan Pembelajaran Sangat Dibutuhkan Siswa

ILUSTRASI: Siswa SMPN 29 Kota Bekasi mengikuti asesmen nasional berbasis komputer (ANBK), belum lama ini. Penekanan pembelajaran sangat dibutuhkan oleh siswa sebagai persiapan menghadapi ujian sekolah maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI Penekanan pembelajaran sangat dibutuhkan oleh siswa kelas sebagai persiapan menghadapi ujian sekolah maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Kepala SMAN 1 Cikarang Pusat Sayuti mengungkapkan, untuk membekali siswa menghadapi ujian dan masuk perguruan tinggi sudah tidak ada pendalaman materi. Sebab biasanya ada waktu tertentu yang diberikan guru kepada siswa untuk memberikan tambahan materi.


“Saat ini lebih kepada penekanan dalam proses pembelajaran, meskipun konteksnya sama yaitu mempersiapkan siswa jelang pelaksanaan ujian sekolah dan seleksi masuk perguruan tinggi,” ujar Kepala SMAN 1 Cikarang Pusat Sayuti kepada Radar Bekasi, Selasa (25/10).

Selain itu, pihak sekolah juga mengambil langkah untuk memperdalam kemampuan anak dalam logika kognitif, logika matematis, dan literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.


Menurut Sayuti, meskipun saat ini pendalaman materi tidak berfokus pada penambahan waktu, namun pihaknya tetap meyakini bahwa proses penekanan dalam sistem pembelajaran dapat membuat siswa lebih siap dalam menghadapi ujian sekolah dan mengikuti berbagai tes masuk perguruan tinggi.

Dikatakannya, penekanan proses pembelajaran bagi siswa kelas XII sangat dibutuhkan mengingat hasil penilaian yang akan dimasukan kedalam rapor masih diperlukan.

“Hasil penilaian rapor siswa itu harus tetap baik, karena kan untuk masuk perguruan tinggi negeri juga dibutuhkan rekap penilaian rapor sampai dengan semester akhir,” tuturnya.

Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 29 Kota Bekasi Nining menyampaikan, saat ini sudah tidak ada lagi penambahan waktu dalam pendalaman materi.

“Pendalaman materi dalam konteks penambahan jam belajar sudah tidak ada, namun saat ini lebih kepada penekanan dalam proses pembelajaran untuk siswa kelas 9 nya saja,” terangnya.

Berdasarkan jadwal, pelaksanaan ujian sekolah akan berlangsung April 2023. Oleh karena itu, pihak sekolah mengarahkan guru untuk lebih menekankan proses pembelajarannya kepada siswa.

“Penekanan yang dimaksud adalah bagaimana siswa dapat memahami seluruh materi pembelajaran di semester satu dan dua ini secara baik, sehingga kami tekankan untuk guru agar dapat memaksimalkan proses pembelajaran di kelas,” tuturnya.

Dikatakan, penekanan pembelajaran sangat dibutuhkan oleh peserta didik. Mengingat jalur prestasi melalui nilai rapor masih menjadi pilihan banyak siswa.

“Hasil penilaian ujian sekolah itu masih dibutuhkan siswa, sehingga mereka juga harus tetap maksimal dalam mengikuti proses ujian ini. Maka jadilah penekanan proses pembelajaran ini dilakukan pada siswa kelas 9 saat ini,” tukasnya. (dew)