Migas

Kerjasama Solid Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

Media Gathering dengan mengusung tema Energizing Collaboration. EKO ISKANDAR

RADARBEKASI.ID, KARAWANG – Regional Jawa PT Pertamina EP yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina menyelenggarakan media gathering dengan mengusung tema Energizing Collaboration yang dilaksanakan pada Rabu-Kamis (3-4/10/2021) dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

Diselenggarakan di dua lokasi yang berbeda mencakup Karawang dan Subang, media gathering dihadiri oleh sekitar 50 jurnalis dari media di wilayah Jawa Barat dan Kepulauan Seribu.

PT Pertamina EP selaku koordinator Subholding Upstream untuk wilayah kerja Regional Jawa, melalui Direktur Eko Agus Sardjono berkesempatan menyapa awak media melalui virtual.

Eko menyampaikan jika saat ini Pertamina khususnya di sektor hulu sedang menjalankan proses transformasi organisasi terhitung per 1 April 2021 lalu. Dengan diimplementasikannya organisasi Subholding Upstream, Regional Jawa saat ini fokus mengelola Wilayah Kerja (WK) offshore mencakup WK PHE ONWJ, PHE Abar, PHE Anggursi yang tergabung dalam Zona 5, lalu WK PHE OSES selaku Zona 6. Sedangkan WK onshore meliputi 3 lapangan di Zona 7 yang merupakan WK Pertamina EP.

“Regional Jawa berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang terbaik dalam mewujudkan ketahanan energi nasional khususnya dalam bidang migas. Berbagai kegiatan akan terus kami lakukan secara intensif dalam rangka menjamin perusahaan dapat terus berkontribusi dan berproduksi secara optimal, diantaranya melalui study GGR, survey seismik, pemboran eksplorasi dan eksploitasi”, papar Eko.

Sementara itu, Hermansyah Y. Nasroen, selaku Sr. Manager External Communication & Stakeholder Relation Subholding Upstream menyampaikan bahwa saat ini Subholding Upstream berperan sebagai koordinator operasional seluruh wilayah kerja migas yang dikelola oleh Pertamina. Tentunya dengan transformasi ini menjadi lebih agile dan efisien dalam bersinergi antar unit dan antar perusahaan di hulu migas.

“Dengan adanya transformasi ini, tentunya Subholding Upstream dihadapkan dengan target-target baru yang menantang, terutama di saat ini Pertamina menduduki posisi strategis sebagai penyumbang separuh migas nasional. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari stakeholder dalam mendorong pencapaian target Subholding Upstream, salah satunya dari media. Jurnalis memiliki peranan penting dalam menyampaikan informasi capaian baik kegiatan operasional maupun non operasional kepada publik, sehingga pemahaman publik terhadap Pertamina menjadi lebih obyektif,” terang Hermansyah.

Di lain kesempatan, Senior Manager Relations Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina Agus Suprijanto menyampaikan, bahwa Regional Jawa tidak hanya berkonsentrasi pada kegiatan operasi, namun turut memberdayakan masyarakat sekitar dan lingkungan.

“Dengan transformasi ini, kami berharap kolaborasi antar entitas di Regional Jawa memberikan kontribusi yang lebih besar dan efektif bagi masyarakat sekitar. Penerapan aspek ESG (Environment Social Governance) dalam kegiatan operasional perusahaan juga memberikan dampak positif pada lingkungan,” ujarnya.

Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa juga meningkatkan kapabilitas masyarakat disekitar wilayah operasi perusahaan. Baik yang dilakukan di wilayah kerja PHE ONWJ, PHE Abar, PHE Anggursi di Zona 5, PHE OSES di Zona 6, maupun Pertamina EP (PEP) di Zona 7.

“Pertamina EP Zona 7 melalui Tambun dan Subang Field telah 3 dan 4 kali berturut-turut meraih PROPER Emas. Dengan diperolehnya penghargaan PROPER tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menjadi penyemangat bagi PEP untuk semakin meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, tentu saja dengan dukungan dan sinergi baik dengan pemerintah setempat maupun media,” imbuh Agus.

Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina Hingga Q3 2021, mampu memproduksikan minyak sebesar 64.690 BOPD dan gas 437,67 MMSCFD, dengan produksi minyak terbesar berasal dari Zona 5, PHE ONWJ sebesar 27,0 BOPD dan gas dari Zona 7, PT Pertamina EP, sebesar 289,0 MMSCFD. (oke)

Related Articles

Back to top button