Kriminal

Durjana, Paman Rudapaksa Keponakan Masih di Bawah Umur

RADARBEKASI.ID, JAKARTA –Edi Warman alias Papa Ndut benar-benar bejat. Pria yang tinggal di Kelurahan Menteng Atas Setiabudi, Jakarta Selatan itu tega merudapaksa gadis di bawah umur yang tak lain keponakannya sendiri.

Akibat perbuatannya, Edi Warman kini harus mendekam di Polsektro Setiabudi, Jakarta Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Metro Setiabudi, Komisaris Polisi Beddy Suwendy mengatakan, pelaku yang merupakan paman korban ditangkap pada Rabu, (6/1) sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi bejat itu dilakukan Edi pada Senin, (3/1) sekitar pukul 13.00 WIB di kamar tempat tinggal pelaku.

Orangtua korban yang mengetahui perbuatan itu kemudian melaporkan yang dialami putrinya ke Polsek Metro Setiabudi pada Kamis, (6/1). Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/08/K/I/2022/Sek Setiabudi tanggal 6 Januari 2022.

Atas dasar laporan itu, polisi kemudian melakukan visum terhadap korban dan memeriksa keterangan korban dan saksi.

Selain itu, penyidik juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari serta mengumpulkan barang bukti terkait laporan itu. Pelaku kemudian ditangkap tanpa melakukan perlawanan sedikitpun.

“Pelaku atas nama Edi Warman alias Ayah Ndut telah diamankan pada hari Rabu, 6 Januari 2022 sekitar Jam 21.00 WIB, dan telah dilakukan penahanan,” kata Kapolsek, Minggu (9/1).

Kasus ini mendapat perhatian Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Dia mengapresiasi langkah dari Kepolisian Sektor Metro Setiabudi yang menindak Edi Warman yang diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut.

Dasco saat mengunjungi Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk keseriusan anggota legislatif untuk menyelesaikan masalah kekerasan anak.

“Nah, ini yang kita harapkan ketika nanti Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) disahkan respon dari pihak kepolisian itu harus cepat, seperti yang dilakukan Polsek Setiabudi,” ujar dia. (wsa)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button