Class Meeting Luring dan Daring

ILUSTRASI – Sejumlah siswa SMAN 7 Kota Bekasi saat mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Saat ini, siswa sedang melaksanakan classmeeting secara daring dan luring. ISTIMEWA/RADAR BEKASI
ILUSTRASI – Sejumlah siswa SMAN 7 Kota Bekasi saat mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Saat ini, siswa sedang melaksanakan classmeeting secara daring dan luring. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI- Setelah pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) semester ganjil, sejumlah sekolah di tingkat SMA dan SMK akan melaksanakan kegiatan class meeting bagi para siswanya.

Kegiatan classmeeting ini dilakukan sebagai salah satu kegiatan siswa, untuk menunggu dimulainya kegiatan pembelajaran pendidikan karakter yang akan dilaksanakan pada libur akhir semester dan juga natal tahun baru.


” Jadi kegiatan classmeeting ini dilakukan, setelah pelaksanaan PAS yang sudah selesai dilaksanakan” ujar Wakil kepala sekolah bidang Humas SMKN 15 Kota Bekasi Dhani Irawan kepada Radar Bekasi Senin, (13/12).

Pelaksanaan classmeeting ini dilakukan secara daring dan juga luring, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa. “Jadi siswa yang mengikuti salah satu kegiatan class meeting secara luring, harus tetap menerapkan protokol kesehatan” jelasnya.


Kemudian di sela kegiatan class meeting, siswa dapat memperbaiki beberapa nilai yang kiranya tidak memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).   ” Adanya kegiatan classmeeting ini, juga mempermudah siswa agar bisa dihubungi ketika nilainya tidak sesuai dengan KKM” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah SMA Tulus Bhakti (TB) Kota Bekasi Margo Cahyono mengungkapkan, bahwa kegiatan classmeeting akan diselenggarakan bagi siswa baik secara daring maupun luring.

“Kami sudah melakukan penjadwalan untuk kegiatan class meeting, kegiatan ini untuk mengisi jeda waktu setelah selesai PAS” ucapnya.

Sama seperti sekolah lainnya, kegiatan classmeeting ini diselenggarakan agar guru dapat lebih mudah menghubungi siswa untuk melakukan perbaikan nilai setelah pelaksanaan PAS dilakukan.

“Jadi selama classmeeting berlangsung, guru akan merekap nilai mana saja nilai siswa yang kurang. Maka guru akan lebih mudah menghubungi siswa untuk memperbaikinya” terangnya.

Pelaksanaan classmeeting dilakukan dalam jangka waktu 1 Minggu, dilakukan secara daring dan juga luring. Agar tidak terlalu banyak menimbulkan kerumunan siswa di sekolah.   “Kegiatan classmeeting paling dilakukan dalam kurun waktu 1 Minggu, dan dilakukan secara daring dan luring agar siswa bisa bergantian hadir ke sekolah” pungkasnya. (Dew)